Jutaan Liter Air Tanah DAS Rejoso Terbuang Percuma, Sumur Bor Harus Tepat
Jum'at, 19 Maret 2021 - 15:31 WIB
loading...
A
A
A
Pengelolaan meliputi pemantauan debit air sumur bor, pengawasan sumur, pemantauan kebersihan saluran irigasi, serta pengaturan jadwal buka tutup kran ketika air tidak digunakan. “Ditargetkan pada 2021 ini, sebanyak delapan sumur percontohan lainnya akan dibangun mengganti sumur-sumur bor lama di beberapa desa di kecamatan Gondang Wetan dan Winongan,” katanya.
Gerakan Rejoso Kita terus berupaya melibatkan semua pihak dalam upaya pelestarian DAS Rejoso, terutama sumber daya air tanah yang ada melalui pelibatan semua pemangku kepentingan, pengguna air sendiri, pihak pemerintah, Lembaga swadaya masyarakat, dan juga pihak swasta.
Direktur Sustainable Development dari Danone Aqua Indonesia, Karyanto Wibowo, mengungkapkan bahwa keterlibatan pihak swasta dalam pelestarian sumber daya air juga sangat cukup penting. Baca juga: Soroti Stunting, Calon Ketua IA ITB Gembong Primadjaya Gagas Program Penyediaan Air Bersih
“Sebagai pihak yang juga turut memanfaatkan air tanah, kami terus berupaya ikut serta melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mengelola air tanah secara bijak. Harus ada intervensi agar air yang seharusnya bisa masuk meresap ke dalam tanah dan mengurangi limpasan air permukaan. Masyarakat juga harus dipahamkan tentang pentingnya konsep berbagi air antara kawasan hulu dan hilir,” kata Karyanto Wibowo.
Ke depan, akan terus dilalukan upaya menuju keseimbangan antara suplai dan kebutuhan air di DAS Rejoso, termasuk bagaimana agar kelompok masyarakat memiliki keterampilan teknis pengeboran yang baik disertai dukungan legalitas yang memadai.
Gerakan Rejoso Kita terus berupaya melibatkan semua pihak dalam upaya pelestarian DAS Rejoso, terutama sumber daya air tanah yang ada melalui pelibatan semua pemangku kepentingan, pengguna air sendiri, pihak pemerintah, Lembaga swadaya masyarakat, dan juga pihak swasta.
Direktur Sustainable Development dari Danone Aqua Indonesia, Karyanto Wibowo, mengungkapkan bahwa keterlibatan pihak swasta dalam pelestarian sumber daya air juga sangat cukup penting. Baca juga: Soroti Stunting, Calon Ketua IA ITB Gembong Primadjaya Gagas Program Penyediaan Air Bersih
“Sebagai pihak yang juga turut memanfaatkan air tanah, kami terus berupaya ikut serta melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mengelola air tanah secara bijak. Harus ada intervensi agar air yang seharusnya bisa masuk meresap ke dalam tanah dan mengurangi limpasan air permukaan. Masyarakat juga harus dipahamkan tentang pentingnya konsep berbagi air antara kawasan hulu dan hilir,” kata Karyanto Wibowo.
Ke depan, akan terus dilalukan upaya menuju keseimbangan antara suplai dan kebutuhan air di DAS Rejoso, termasuk bagaimana agar kelompok masyarakat memiliki keterampilan teknis pengeboran yang baik disertai dukungan legalitas yang memadai.
(don)
Lihat Juga :