Bansos dan BLT Desa Disalurkan Langsung dari PT Pos ke Penerima
Selasa, 19 Mei 2020 - 17:22 WIB
loading...
Foto/setkab.go.id
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah berupaya mempercepat penyaluran bantuan sosial (bansos) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa sepekan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah. Salah satu upayanya ialah melalui penyederhanaan prosedur.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menjelaskan, Kementerian Sosial (Kemensos) telah mengirim dana ke extra account PT Pos. Nantinya, PT Pos akan menyalurkan dana tersebut langsung kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
(Baca: Pandemi Belum Berakhir, MUI Jabar Imbau Warga Salat Idul Fitri di Rumah)
Untuk mencairkan bansos tunai di Kantor Pos, penerima wajib membawa surat undangan dari Kemensos. Selain itu, mereka juga harus membawa KTP dan kartu keluarga (KK) sebagai bukti.
"Dengan demikian maka prosedurnya sudah terpotong. Selama ini PT Pos harus melalui Dirjen terkait, sekarang tidak karena dananya sudah siap di PT Pos. Silakan ambil setiap saat dan salurkan," ujarnya saat konferensi pers seusai rapat terbatas bersama Presiden melalui telekonferensi di Jakarta melalui rilis yang diterima SINDOnews, Selasa (19/5).
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menjelaskan, Kementerian Sosial (Kemensos) telah mengirim dana ke extra account PT Pos. Nantinya, PT Pos akan menyalurkan dana tersebut langsung kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
(Baca: Pandemi Belum Berakhir, MUI Jabar Imbau Warga Salat Idul Fitri di Rumah)
Untuk mencairkan bansos tunai di Kantor Pos, penerima wajib membawa surat undangan dari Kemensos. Selain itu, mereka juga harus membawa KTP dan kartu keluarga (KK) sebagai bukti.
"Dengan demikian maka prosedurnya sudah terpotong. Selama ini PT Pos harus melalui Dirjen terkait, sekarang tidak karena dananya sudah siap di PT Pos. Silakan ambil setiap saat dan salurkan," ujarnya saat konferensi pers seusai rapat terbatas bersama Presiden melalui telekonferensi di Jakarta melalui rilis yang diterima SINDOnews, Selasa (19/5).
Lihat Juga :