Pandemi COVID-19 Saat Ramadhan, FEB Unisma Peduli Fakir Miskin
Selasa, 19 Mei 2020 - 17:02 WIB
loading...
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (Unisma), menyantuni yatim piatu, fakir miskin, dan duafa. Foto/Dok. FEB Unisma
A
A
A
MALANG - Pandemi COVID-19 , saat bulan suci Ramadhan, dan menjelang Hari Raya Idul Fitri, menjadi keprihatinan dan perhatian serius dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (Unisma).
(Baca juga: Desa Panggungharjo, Bangun Kemandirian Hadapi Pandemi COVID-19 )
Salah satu bentuk perhatian dan keprihatinan ini, dicurahkan FEB Unisma dengan memberikan santunan kepada yatim piatu, duafa, dan fakir miskin. Pada tahun ini, santunan diberikan kepada 150 anak yatim piatu, 200 orang fakir miskin dan duafa.
Pelaksanaan santunan ini, sebagian diserahkan secara simbolis oleh pimpinan FEB Unisma di gedung FEB Unisma , dan sebagian diantar langsung kepada penerima oleh panitia FEB Unisma peduli bersama Wakil Dekan II FEB Unisma , Cholid Mawardi ke beberapa area wilayah Malangraya
Dekan FEB Unisma , Nur Diana mengatakan, penyerahan santunan anak yatim piatu ini telah menjadi tradisi baik setiap tahunnya di bulan Ramadan. "Sebagaimana HR Imam Bukhari itu menyatakan, bahwa mereka yang menyantuni anak yatim akan memperoleh kedudukan tinggi di surga, dekat dengan Allah SWT. Santunan bisa diberilan dari harta pribadi, baik yang terkait keluarga juga tidak ada hubungan keluarga sama sekali," jelas Diana.
(Baca juga: Desa Panggungharjo, Bangun Kemandirian Hadapi Pandemi COVID-19 )
Salah satu bentuk perhatian dan keprihatinan ini, dicurahkan FEB Unisma dengan memberikan santunan kepada yatim piatu, duafa, dan fakir miskin. Pada tahun ini, santunan diberikan kepada 150 anak yatim piatu, 200 orang fakir miskin dan duafa.
Pelaksanaan santunan ini, sebagian diserahkan secara simbolis oleh pimpinan FEB Unisma di gedung FEB Unisma , dan sebagian diantar langsung kepada penerima oleh panitia FEB Unisma peduli bersama Wakil Dekan II FEB Unisma , Cholid Mawardi ke beberapa area wilayah Malangraya
Dekan FEB Unisma , Nur Diana mengatakan, penyerahan santunan anak yatim piatu ini telah menjadi tradisi baik setiap tahunnya di bulan Ramadan. "Sebagaimana HR Imam Bukhari itu menyatakan, bahwa mereka yang menyantuni anak yatim akan memperoleh kedudukan tinggi di surga, dekat dengan Allah SWT. Santunan bisa diberilan dari harta pribadi, baik yang terkait keluarga juga tidak ada hubungan keluarga sama sekali," jelas Diana.
Lihat Juga :