Komunitas Pekerja Sepeda Tagih Janji Pemprov DKI soal Jalur Sepeda Terproteksi

Kamis, 18 Maret 2021 - 12:18 WIB
loading...
Komunitas Pekerja Sepeda...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Komunitas Pekerja Bersepeda atau B2W- Indonesia meminta konsistensi Pemprov DKI Jakarta dalam membangun jalur sepeda terproteksi.

Melalui akun Instagram @b2w_indonesia, komunitas pekerja bersepeda mencatat bahwa dari 11,6 kilometer jalur sepeda terproteksi yang direncanakan bisa digunakan pada akhir Maret ini, baru sekitar 3 kilometer yang direalisasikan. Jalur yang masih sangat sedikit ini juga masih saja digunakan oleh kendaraan bermotor.

Baca juga: Soal Penindakan Pesepeda Nakal, Polisi Masih Cari Alat Bukti yang Bisa Diajukan

Jaminan keselamatan pesepeda yang pada awalnya dengan adanya jalur khusus dan terproteksi ini, menjadi dipertanyakan. "Bagaimana bisa selamat kalau jalurnya saja masih harus bersaing dengan kendaraan bermotor. Padahal, amanat dari undang-undang kita menjelaskan bahwa Pesepeda juga berhak atas infrastruktur dan sarana yang memberikan rasa aman bagi mereka, tulis akun b2w_indonesia yang dikutip Kamis (18/3/2021).

Di sisi lain, pengendara kendaraan bermotor itu tugasnya bukan "menindas" jalur pengguna jalan lain. Sebaliknya. Mereka justru harus mengedepankan keselamatan pesepeda dan pejalan kaki.

Baca juga: Sediakan Jalur Sepeda, Komunitas Bike to Work Apresiasi Pemprov DKI

"Yuk kita bisa yuk bareng-bareng mendukung terwujudnya Jalur Sepeda Terproteksi di kota kita. Biar bisa sama-sama aman dalam berkendara, dalam bermobilitas di kota! Jangan cuma wacana yuk bisa yuk," lanjutnya.

Selain itu, akun yang diikuti oleh 96,2 ribu lebih warganet juga membagikan data kecelakaan seluruh Indonesia sepanjang 2021 yang dikumpulkan dari tim Data Bike2Work Indonesia.

Baca juga: Mobil Terobos Jalur Sepeda, Warganet: Otaknya Primitif

Laporan sahabat pesepeda yang wafat di jalan raya sejak Januari 2021 hingga hari ini, yakni 3 meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal, 2 meninggal laka lantas, dan 3 meninggal akibat sakit.

Persebaran kecelakaan bersepeda semuanya terjadi di Pulau Jawa. Jika data meninggal digabungkan dengan data luka berat dan ringan, maka 92,9% peristiwa terjadi di jalan raya.

"Apakah jalan raya masih aman untuk pesepeda? Apakah kita membutuhkan jalur sepeda terproteksi, silakan dipikirkan sendiri," ungkapnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan...
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
KJP Juni 2026 Belum...
KJP Juni 2026 Belum Cair? Simak Prediksi Tanggal Pencairan dan Cara Mengurusnya
Cetak Sejarah, Jakarta...
Cetak Sejarah, Jakarta Pro Cycling Team Kuasai Tour de Algerie 2026
Rekomendasi
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Infografis
Pacu Jalur, Olahraga...
Pacu Jalur, Olahraga Tradisional Riau yang Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved