Pemprov Jabar Gelontorkan Rp15 Miliar untuk Pembangunan Alun-alun Kota Bogor
Kamis, 18 Maret 2021 - 11:52 WIB
loading...
Pemprov Jabar mengalokasikan anggaran Rp15 miliar untuk pembangunan Alun-alun Kota Bogor.Foto/SINDOnews/Dok
A
A
A
BOGOR - Setelah mangkrak lebih dari satu tahu, Alun-alun Kota Bogor yang terintegrasi dengan Stasiun Bogor, Masjid Agung dan Pasar Kebon Kembang kembali dikerjakan tahun ini. Pemprov Jabar mengalokasikan anggaran Rp15 miliar untuk pembangunan alun-alun tersebut.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Jawa Barat, Boy Iman Nugraha dalam kunjungan kerjanya di Balai Kota Bogor, Rabu (17/3/2021). Kedatangannya ke Balai Kota sekaligus untuk menyampaikan laporan pengerjaan infrastruktur di Kota Bogor dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemprov Jawa Barat.
"Jadi kegiatan di Kota Bogor yang bersumber dari bankeu provinsi itu ada tiga. Satu alun-alun, rutilahu, lalu ada bantuan keuangan untuk persampahan. Jadi pada intinya mohon bisa dilaksanakan secara proporsional dan profesional," kata Boy. Baca: Banjir dan Tanah Abang Kekeringan, Anies Baswedan Serukan Aksi Tanggap Iklim
Bankeu ini, lanjut Boy, juga merupakan sebuah stimulus kegiatan perekonomian di Kota Bogor. Walaupun jumlahnya tak besar, namun diharapkan bisa bermanfaat bagi ekonomi masyarakat. "Untuk prosesnya sendiri kita serahkan ke Pemkot Bogor. Baik proses pengadaan barang dan jasanya ataupun proses administrasinya. Secara prinsip provinsi sudah menyerahkan ke Pemkot Bogor," ujarnya.
Ketiga pekerjaan itu, sambung Boy, bahkan sudah diterbitkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Barat. Hanya tinggal pelaksanaan pekerjaannya yang akan direalisasikan. Untuk Alun-alun Kota Bogor sendiri, Pemprov menganggarkan sekitar Rp15 miliar lewat bankeu tersebut.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Jawa Barat, Boy Iman Nugraha dalam kunjungan kerjanya di Balai Kota Bogor, Rabu (17/3/2021). Kedatangannya ke Balai Kota sekaligus untuk menyampaikan laporan pengerjaan infrastruktur di Kota Bogor dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemprov Jawa Barat.
"Jadi kegiatan di Kota Bogor yang bersumber dari bankeu provinsi itu ada tiga. Satu alun-alun, rutilahu, lalu ada bantuan keuangan untuk persampahan. Jadi pada intinya mohon bisa dilaksanakan secara proporsional dan profesional," kata Boy. Baca: Banjir dan Tanah Abang Kekeringan, Anies Baswedan Serukan Aksi Tanggap Iklim
Bankeu ini, lanjut Boy, juga merupakan sebuah stimulus kegiatan perekonomian di Kota Bogor. Walaupun jumlahnya tak besar, namun diharapkan bisa bermanfaat bagi ekonomi masyarakat. "Untuk prosesnya sendiri kita serahkan ke Pemkot Bogor. Baik proses pengadaan barang dan jasanya ataupun proses administrasinya. Secara prinsip provinsi sudah menyerahkan ke Pemkot Bogor," ujarnya.
Ketiga pekerjaan itu, sambung Boy, bahkan sudah diterbitkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Barat. Hanya tinggal pelaksanaan pekerjaannya yang akan direalisasikan. Untuk Alun-alun Kota Bogor sendiri, Pemprov menganggarkan sekitar Rp15 miliar lewat bankeu tersebut.
Lihat Juga :