Tragis, Kakek Partodo Terseret Arus Saluran Irigasi Sejauh 1 Km hingga Bendungan
Rabu, 17 Maret 2021 - 20:23 WIB
loading...
A
A
A
"Kebetulan tadi (Selasa) malam hujan deras sehingga aliran irigasi meluap. Diduga survivor hanyut terbawa arus saat memasang selang saluran air," ungkap Kepala Basarnas Semarang Nur Yahya, Rabu (17/3/2021).
Dengan informasi tersebut Basarnas memberangkatkan satu tim rescue untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan. Petugas gabungan juga disertai alut SAR air untuk memudahkan proses pencarian.
Petugas segera melakukan pemetaan dan diketahui saluran irigasi tersebut bermuara ke Bendungan Sidorejo. Kecurigaan tim SAR mengarah pada korban terseret derasnya arus saluran irigasi yang kedalamannya mencapai 0,5 meter dan lebar 1 meter.
"Upaya pencarian tim SAR gabungan dengan metode penyisiran perahu karet membuahkan hasil. Survivor ditemukan di Bendungan Sidorejo Kecamatan Geyer jarak dari tempat kejadian kurang lebih 1 kilometer dalam keadaan meninggal dunia, pada pukul 16.15 WIB. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka," sambungnya.
"Dengan ditemukan korban, maka operasi pencarian dinyatakan selesai dan tim SAR gabungan kembali ke satuannya masing-masing," ujarnya.
Dengan informasi tersebut Basarnas memberangkatkan satu tim rescue untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan. Petugas gabungan juga disertai alut SAR air untuk memudahkan proses pencarian.
Petugas segera melakukan pemetaan dan diketahui saluran irigasi tersebut bermuara ke Bendungan Sidorejo. Kecurigaan tim SAR mengarah pada korban terseret derasnya arus saluran irigasi yang kedalamannya mencapai 0,5 meter dan lebar 1 meter.
"Upaya pencarian tim SAR gabungan dengan metode penyisiran perahu karet membuahkan hasil. Survivor ditemukan di Bendungan Sidorejo Kecamatan Geyer jarak dari tempat kejadian kurang lebih 1 kilometer dalam keadaan meninggal dunia, pada pukul 16.15 WIB. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka," sambungnya.
"Dengan ditemukan korban, maka operasi pencarian dinyatakan selesai dan tim SAR gabungan kembali ke satuannya masing-masing," ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :