Gempar, Tak Punya Uang Pria di Mojokerto Simpan Jenazah Istri di Kamar Kos

Senin, 15 Maret 2021 - 19:07 WIB
loading...
Gempar, Tak Punya Uang...
Petugas PMI mengevakuasi jenazah Indah Kusaeni (30) di kamar kos di Lingkungan Panggreman, Kranggan, Kota Mojokerto untuk dikebumikan. Foto/SINDOnews/Tritus Julan
A A A
MOJOKERTO - Para penghuni rumah kos di Lingkungan Panggreman Kelurahan/Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto mendadak gempar. Indah Kusaeni, penghuni kos tersebut meninggal secara mendadak. Kendati demikian, jasad wanita berusia 30 tahun itu tak kunjung dikebumikan dan disimpan sementara oleh sang suami di kamar kos sempitnya itu.

Baca juga: Dendam Kesumat, Mantan Istri Minta Bongkar Rumah Usai 20 Tahun Cerai

Informasi yang dihimpun di lokasi, warga Kabupaten Majalengka, Jawa Barat itu diketahui menghembuskan napas terakhir pada Minggu (14/03/2021) sore. Usai sang suami Dedy, warga Lingkungan Penarip, Kelurahan/Kecamatan Kranggan pulang dari tempat kerja.

Baca juga: Usai Bawa Jenazah Ibu Kandung Naik Motor, Pelaku Pinjam Cangkul untuk Gali Makam

"Meninggalnya sekitar pukul 15.00 WIB kemarin, Minggu (14/03/2021). Lalu pada pukul 16.00 WIB itu baru dibawa ke RS Gatoel kemudian dini hari tadi sekitar pukul 01.00 WIB jasadnya ini dibawa kembali ke kos. Saat ini jasadnya ada di dalam kamar sudah dimandikan dan dikafani," kata Damayanti, tetangga kos korban, Senin (15/3/2021).

Gempar, Tak Punya Uang Pria di Mojokerto Simpan Jenazah Istri di Kamar Kos


Meski sudah dimandikan dan dibalut kait kafan, namun jasad korban tidak segera dikebumikan oleh sang suami. Lantaran sang suami sedang sibuk mencari ambulans untuk mengangkut jenazah istrinya. Sekitar pukul 02.00 WIB, lanjut Damayanti, Dedy pergi untuk mencari lokasi pemakaman sang istri dan baru kembali sekitar pukul 09.00 WIB.

"Jam 9 suaminya ini keluar lagi katanya mau mencari ambulans di rumah sakit untuk mengangkut jenazah istrinya. Tapi jenazah istrinya sendirian berada di kos sampai siang," jelasnya.

Namun hingga pukul 11.00 WIB Dedy tak kunjung kembali. Hingga sempat membuat panikan penghuni kos dan warga lainnya. Warga pun akhirnya berinisiatif untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Tak lama polisi pun tiba di lokasi disusul tim PMI Kota Mojokerto.

"Ya kasihan, ini kan sudah meninggal tapi tidak kunjung dimakamkan hampir 24 jam jasadnya terlantar di dalam kamar kos," terangnya.

Selang beberapa jam setelah petugas kepolisian datang, Dedy kembali ke rumah kos tersebut. Ia sempat kaget saat beberapa petugas Korps Bhayangkara sudah di lokasi tersebut. Kepada warga, Dedy sempat meminta maaf karena sudah membuat kepanikan karena jenazah istrinya tak kunjung dikebumikan.

"Mohon maaf kalau saya merepotkan. Semua sudah selesai. Makam sudah siap dan ini barusan saya dari rumah sakit mau minta tolong ambulans untuk mengangkut jenazah istri saya," ucap Dedy saat sampai di kamar kos.

Dedy mengaku terpaksa tak kunjung memakamkan jenazah sang istri lantaran ia kebingungan. Sebab ia harus berupaya sendiri mengurus jenazah sang istri. Indah yang notabene warga Majalengka ini tidak memiliki sanak famili di Kota Mojokerto. Dirinya pun tak memiliki niatan untuk meninggalkan jasad Indah di kamar kos seorang diri.

"Alhamdulilah katanya di sini saya dapat bantuan ambulans gratis dari PMI dan saya bersyukur sekali, tadi soalnya saya mau minta tolong di RS katanya masih menunggu konfirmasi belum lagi kalau sedang dipakai," paparnya.

Dirinya juga mengaku sejak pukul 00.00 WIB tengah malam berupaya mempersiapkan pemakaman sang istri seorang diri. Selain itu, keterbatasan uang membuat dirinya kesulitan dan membutuhkan waktu lama. Dedy juga harus mencari pinjaman ke sana kemari untuk biaya pemakaman dan administrasi di rumah sakit.

"Karena ini mendadak dan saya tidak mempunyai uang untuk biaya rumah sakit jadi cari-cari pinjaman ini saja belum selesai. Termasuk mencari pinjaman uang untuk area makam yang memang harus beli dulu," ungkap Dedy.

Sementara itu Kapolsek Prajuritkulon Kota Mojokerto Kompol M Sulkan membenarkan adanya peristiwa itu. Namun ia memastikan jika insiden tersebut karena keterbatasan suami Indah. Sehingga, Dedy terpaksa meninggalkan jasad istrinya seorang diri untuk mengurus prosesi pemakaman.

"Yang membuat lama ini karena suaminya ini bingung karena meninggalnya di sini bingung dimakamkan di mana. Kalau untuk meninggalnya itu wajar, bedasarkan keterangan rumah sakit juga tidak ada tanda tanda kekerasan warga juga bilang korban ini memiliki penyakit kelenjar getah bening," kata Sulkan.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keluarga Tunggu Proses...
Keluarga Tunggu Proses Pemulangan Jenazah Korban Kebakaran Gedung Terra Drone Kemayoran
Keluarga Arya Daru Mempertanyakan...
Keluarga Arya Daru Mempertanyakan Alasan Polisi Tak Ungkap Luka Memar di Dada Akibat Benda Tumpul
Terungkap! Ada 4 Sidik...
Terungkap! Ada 4 Sidik Jari di Lakban Arya Daru Pangayunan
Pengacara Keluarga Arya...
Pengacara Keluarga Arya Daru Ungkap Info Privasi dari Polda Metro Tak Seheboh Diperkirakan Publik
Keluarga Arya Daru Minta...
Keluarga Arya Daru Minta Polisi Buka Hal Privasi: Tak Perlu Ditutup-tutupi!
Pengacara Keluarga Arya...
Pengacara Keluarga Arya Daru Desak Hal Ini saat Penuhi Audiensi Polda Metro
5 Kost Terbaru dari...
5 Kost Terbaru dari Cove di Denpasar yang Wajib Dipertimbangkan
Mengerikan, Para Pemukim...
Mengerikan, Para Pemukim Israel Paksa Warga Palestina Gali Kuburan dan Ambil Jenazah di Tanahnya Sendiri
Bea Cukai Fasilitasi...
Bea Cukai Fasilitasi Pemulangan Jenazah Prajurit TNI UNIFIL dengan Layanan Rush Handling
Rekomendasi
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Berita Terkini
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved