9 dari 10 Anak Sekolah Kekurangan Serat Saat Sarapan
Jum'at, 12 Maret 2021 - 03:34 WIB
loading...
Sarapan sehat diperlukan bagi anak-anak usia sekolah. Foto/Ist
A
A
A
BOGOR - Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr Daeng M Faqih mengatakan, pentingnya menjaga sarapan sehat bergizi lengkap dan mengandung serat setiap hari.
“Sarapan yang baik adalah sarapan sehat bergizi dan mengandung serat. Di Indonesia masih banyak masyarakat yang masih kekurangan serat, padahal serat sangat penting, karena memiliki berbagai manfaat untuk tubuh, khususnya pada saat sarapan,” kata dia kepada media, Kamis (11/3/2021). (Baca juga: Foodcycle Indonesia Luncurkan Program Sarapan Gratis untuk Anak-anak )
Menurut Daeng, sarapan dengan serat dapat membuat tubuh merasa cukup mendapat asupan, sehingga tidak mudah lapar dan cenderung tidak makan berlebihan. “Untuk itu, sarapan yang baik merupakan awal penting untuk menjalani hari yang produktif dengan penuh semangat, menjaga berat badan yang sehat, dan dapat berkonsentrasi dengan baik,” kata dia. (Baca juga: IDI Sebut 48 Kasus COVID-19 dari Mutasi N439K Terdeteksi di Indonesia )
Sementara itu, Ketua Umum PERGIZI Pangan Indonesia Prof Dr Hardinsyah MS mengatakan, sarapan bergizi, berserat dan sehat penting dilakukan setiap hari. “Melewatkan sarapan (skipping breakfast) apa lagi bagi anak sekolah membuat tubuh menjadi lesu, tidak bersemangat dan ceria serta sulit berkonsentrasi sehingga membuat tidak produktif,” kata dia mengingatkan.
Berdasarkan riset yang dilakukan oleh PERGIZI PANGAN Indonesia pada tahun 2012, terbukti 9 dari 10 anak usia sekolah 6-12 tahun di Indonesia juga mengalami kekurangan serat saat sarapan.
“Sarapan yang baik adalah sarapan sehat bergizi dan mengandung serat. Di Indonesia masih banyak masyarakat yang masih kekurangan serat, padahal serat sangat penting, karena memiliki berbagai manfaat untuk tubuh, khususnya pada saat sarapan,” kata dia kepada media, Kamis (11/3/2021). (Baca juga: Foodcycle Indonesia Luncurkan Program Sarapan Gratis untuk Anak-anak )
Menurut Daeng, sarapan dengan serat dapat membuat tubuh merasa cukup mendapat asupan, sehingga tidak mudah lapar dan cenderung tidak makan berlebihan. “Untuk itu, sarapan yang baik merupakan awal penting untuk menjalani hari yang produktif dengan penuh semangat, menjaga berat badan yang sehat, dan dapat berkonsentrasi dengan baik,” kata dia. (Baca juga: IDI Sebut 48 Kasus COVID-19 dari Mutasi N439K Terdeteksi di Indonesia )
Sementara itu, Ketua Umum PERGIZI Pangan Indonesia Prof Dr Hardinsyah MS mengatakan, sarapan bergizi, berserat dan sehat penting dilakukan setiap hari. “Melewatkan sarapan (skipping breakfast) apa lagi bagi anak sekolah membuat tubuh menjadi lesu, tidak bersemangat dan ceria serta sulit berkonsentrasi sehingga membuat tidak produktif,” kata dia mengingatkan.
Berdasarkan riset yang dilakukan oleh PERGIZI PANGAN Indonesia pada tahun 2012, terbukti 9 dari 10 anak usia sekolah 6-12 tahun di Indonesia juga mengalami kekurangan serat saat sarapan.
Lihat Juga :