Pengurukan Situ di Tangsel Berlanjut, Mantan Mensos Bakal Lapor Polda
Sabtu, 13 Maret 2021 - 22:31 WIB
loading...
Puluhan truk pengangkut tanah terlihat lalu lalang memasuki kawasan di Kampung Setu, Jalan Puspiptek, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel). Okezone/Hambali
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Puluhan truk pengangkut tanah terlihat lalu lalang memasuki kawasan di Kampung Setu, Jalan Puspiptek, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel). Peningkatan aktivitas itu diketahui telah berlangsung sejak beberapa hari lalu.
Muatan tanah merah diturunkan di area proyek pengurukan situ di Kampung Setu. Terlihat pula satu unit alat berat backhoe terus menderu meratakan tanah menguruk situ. Saat ini sebagian area situ terus menyusut dan berubah menjadi daratan.
Situ di lokasi itu dimiliki beberapa orang, termasuk ada pula sebagian lahannya milik Puspiptek yang terletak paling ujung. Dahulunya, area tersebut merupakan sawah resapan. Namun lama-kelamaan, dataran yang cekung menjadikan lahan itu terendam air hingga banyak yang menyebutnya sebagai situ.
Salah satu pemilik lahan menginginkan wajah situ berubah menjadi area bisnis. Pengurukan pun dilakukan di atas lahannya yang memiliki luas sekitar 2,5 hektare. Tak sepenuhnya situ akan diuruk, pengelola proyek menyebut hanya menguruk 40% dari luas lahan situ. (Baca juga; Diprotes Mantan Mensos, Suap Izin Pengurukan Situ di Tangsel Terbongkar )
Sayangnya, tak ada izin dalam pengerjaan proyek pengurukan itu. Bahkan Satpol PP telah mendatangi lokasi untuk menyegel beberapa pekan lalu, namun pengelola tetap membandel melanjutkan pengurukan. Segel pun diabaikan.
Muatan tanah merah diturunkan di area proyek pengurukan situ di Kampung Setu. Terlihat pula satu unit alat berat backhoe terus menderu meratakan tanah menguruk situ. Saat ini sebagian area situ terus menyusut dan berubah menjadi daratan.
Situ di lokasi itu dimiliki beberapa orang, termasuk ada pula sebagian lahannya milik Puspiptek yang terletak paling ujung. Dahulunya, area tersebut merupakan sawah resapan. Namun lama-kelamaan, dataran yang cekung menjadikan lahan itu terendam air hingga banyak yang menyebutnya sebagai situ.
Salah satu pemilik lahan menginginkan wajah situ berubah menjadi area bisnis. Pengurukan pun dilakukan di atas lahannya yang memiliki luas sekitar 2,5 hektare. Tak sepenuhnya situ akan diuruk, pengelola proyek menyebut hanya menguruk 40% dari luas lahan situ. (Baca juga; Diprotes Mantan Mensos, Suap Izin Pengurukan Situ di Tangsel Terbongkar )
Sayangnya, tak ada izin dalam pengerjaan proyek pengurukan itu. Bahkan Satpol PP telah mendatangi lokasi untuk menyegel beberapa pekan lalu, namun pengelola tetap membandel melanjutkan pengurukan. Segel pun diabaikan.
Lihat Juga :