13 Pedagang Pasar Pada, Jalani Rapid Test
Selasa, 19 Mei 2020 - 13:01 WIB
loading...
Sebanyak 13 pedagang tetap di pasar Pada Lewoleba dipilih dan langsung menjalani test, Senin (18/5/2020).
A
A
A
LEMBATA - Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lembata melakukan rapid test secara sampling untuk mendeteksi sedini mungkin penyebaran virus Corona. Sebanyak 13 pedagang tetap di pasar Pada Lewoleba dipilih dan langsung menjalani test, Senin (18/5/2020).
Tim Gugus Tugas yang turun langsung lapangan pada kesempatan ini terdiri dari unsur Dinas Kesehatan, RSUD Lewoleba, Puskesmas Lewoleba, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan dan Dinas Komunikasi dan Informatika.
Gabriel Balawarat, selaku koordinator Tim Pelaksanaan Rapid Test Pasar yang juga Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lembata mengatakan ke-13 pedagang tersebut terdiri dari lima laki-Iaki dan delapan perempuan dipilih secara acak mewakili setiap blok yang ada dalam Pasar Pada.
Lebih Ianjut Balawarat menjelaskan sampel yang dipilih hanya berasal dari pedagang tetap di pasar itu karena pertimbangan merekalah yang tetap berada di pasar dan berpotensi besar terpapar Covid-19 dari pengunjung pasar.
Selain itu, Gabriel menambahkan tingkat kesadaran sudah tinggi untuk memeriksakan diri. Ini terbukti dengan beberapa pedagang yang secara sadar mengajukan diri untuk menjalani rapid test sementara peralatan test saat ini masih terbatas. "Pedagang yang tadi menjalani rapid test merasa senang karena Ia merasa nyaman ketika berdagang," ujar Balawarat.
Tim Gugus Tugas yang turun langsung lapangan pada kesempatan ini terdiri dari unsur Dinas Kesehatan, RSUD Lewoleba, Puskesmas Lewoleba, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan dan Dinas Komunikasi dan Informatika.
Gabriel Balawarat, selaku koordinator Tim Pelaksanaan Rapid Test Pasar yang juga Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lembata mengatakan ke-13 pedagang tersebut terdiri dari lima laki-Iaki dan delapan perempuan dipilih secara acak mewakili setiap blok yang ada dalam Pasar Pada.
Lebih Ianjut Balawarat menjelaskan sampel yang dipilih hanya berasal dari pedagang tetap di pasar itu karena pertimbangan merekalah yang tetap berada di pasar dan berpotensi besar terpapar Covid-19 dari pengunjung pasar.
Selain itu, Gabriel menambahkan tingkat kesadaran sudah tinggi untuk memeriksakan diri. Ini terbukti dengan beberapa pedagang yang secara sadar mengajukan diri untuk menjalani rapid test sementara peralatan test saat ini masih terbatas. "Pedagang yang tadi menjalani rapid test merasa senang karena Ia merasa nyaman ketika berdagang," ujar Balawarat.