Jalan Ditutup Pagar Beton, Warga Ciledug Keluar Masuk Rumah Lewat Kuburan
Jum'at, 12 Maret 2021 - 19:18 WIB
loading...
A
A
A
Melewati kolam itu, terdapat tembok panjang yang dibelakangnya kuburan. Pada salah satu sisinya, dekat kolam renang, tembok dijebol sebesar pintu dan dipasang papan sebagai penutup. Dari luar, papan ini bisa dengan mudah dibuka orang iseng.
"Pintu belakang memang sengaja dibuat agar bisa digunakan untuk jalan. Tetapi jarang digunakan. Kalau terpaksa saja. Pintu depan, meski sudah ditutup beton, kadang suka dilewati," sambungnya.
Sebelum banjir besar, akses jalan pintu depan masih dibuka. Anna dan keluarganya pun biasa lewat gerbang jika keluar masuk rumah. Tetapi pas banjir, saat tembok beton di depan rumahnya jebol, dia dan keluarganya terkena marah pemilik tanah jalan itu.
"Pas banjir, jalanan banjir. Tembok beton pada roboh. Nah Ruly (ahli waris) bilang, tembok itu kita yang robohin. Padahal mana bisa kita robohin tembok beton. Kemudian, jalan ditutup dibeton," ungkapnya. Baca juga: Akses Jalan Utama Dibeton Pemilik Tanah, Warga Ciledug Ini Harus Manjat Tembok Setiap Masuk Rumah
Anna dan keluarga pun tidak tahu sebab ahli waris menutup akses jalan utama depan rumahnya. Saat melakukan pembetonan, adiknya sempat bertanya kenapa hal itu dilakukan, tetapi dijawab emosional.
"Pintu belakang memang sengaja dibuat agar bisa digunakan untuk jalan. Tetapi jarang digunakan. Kalau terpaksa saja. Pintu depan, meski sudah ditutup beton, kadang suka dilewati," sambungnya.
Sebelum banjir besar, akses jalan pintu depan masih dibuka. Anna dan keluarganya pun biasa lewat gerbang jika keluar masuk rumah. Tetapi pas banjir, saat tembok beton di depan rumahnya jebol, dia dan keluarganya terkena marah pemilik tanah jalan itu.
"Pas banjir, jalanan banjir. Tembok beton pada roboh. Nah Ruly (ahli waris) bilang, tembok itu kita yang robohin. Padahal mana bisa kita robohin tembok beton. Kemudian, jalan ditutup dibeton," ungkapnya. Baca juga: Akses Jalan Utama Dibeton Pemilik Tanah, Warga Ciledug Ini Harus Manjat Tembok Setiap Masuk Rumah
Anna dan keluarga pun tidak tahu sebab ahli waris menutup akses jalan utama depan rumahnya. Saat melakukan pembetonan, adiknya sempat bertanya kenapa hal itu dilakukan, tetapi dijawab emosional.
Lihat Juga :