Sejumlah Puskesmas di Makassar dan Gowa Dapat Bantuan APD
Selasa, 19 Mei 2020 - 11:57 WIB
loading...
Bantuan APD diserahkan ke sejumlah puskesmas di Makassar dan Gowa. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Anak perusahaan Nasari Grup yakni KSP Nasari dan KSPPS Nasari Mandiri Syariah, ikut melakukan aksi membantu pemerintah dalam melawan pandemi COVID-19 .
Sejumlah alat pelindung diri (APD) seperti 75 pasang baju hazmat dan 500 sarung tangan diserahkan ke beberapa puskesmas yang ada di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.
Diantaranya, Puskesmas Jongaya dan Puskesmas Cendrawasih di Kota Makassar. Kemudian, Puskesmas Moncobalang, Puskesmas Pabbetengang dan Puskesmas Patallassang di Kabupaten Gowa.
Pimpinan KSP Nasari Kantor Cabang Makassar Herbert Tambung menyampaikan, bantuan APD ini merupakan bentuk kepedulian Nasari terhadap pencegahan penyebaran COVID-19 di Kota Makassar dan wilayah sekitarnya.
Hal ini juga dilakukan sebagai bentuk dukungan Nasari Grup ke pemerintah dalam upaya penanggulangan pandemi COVID-19.
Baca Juga: Tanggal 22 Mei, Seluruh Anggota Polri Ditarik dari Pos Penjaga Batas Wilayah
"Kita berharap APD ini bisa membantu tenaga medis agar tidak terpapar virus corona. Apalagi Makassar masuk sebagai zona merah," kata Herbert.
Sejumlah alat pelindung diri (APD) seperti 75 pasang baju hazmat dan 500 sarung tangan diserahkan ke beberapa puskesmas yang ada di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.
Diantaranya, Puskesmas Jongaya dan Puskesmas Cendrawasih di Kota Makassar. Kemudian, Puskesmas Moncobalang, Puskesmas Pabbetengang dan Puskesmas Patallassang di Kabupaten Gowa.
Pimpinan KSP Nasari Kantor Cabang Makassar Herbert Tambung menyampaikan, bantuan APD ini merupakan bentuk kepedulian Nasari terhadap pencegahan penyebaran COVID-19 di Kota Makassar dan wilayah sekitarnya.
Hal ini juga dilakukan sebagai bentuk dukungan Nasari Grup ke pemerintah dalam upaya penanggulangan pandemi COVID-19.
Baca Juga: Tanggal 22 Mei, Seluruh Anggota Polri Ditarik dari Pos Penjaga Batas Wilayah
"Kita berharap APD ini bisa membantu tenaga medis agar tidak terpapar virus corona. Apalagi Makassar masuk sebagai zona merah," kata Herbert.
Lihat Juga :