Viral, Warga Bawa Senjata Tajam Datangi Puskesmas Bangkalan
Selasa, 29 April 2025 - 10:23 WIB
loading...
Sejumlah warga membawa senjata tajam jenis parang mendatangi Puskesmas Geger, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan,Madura, Jawa Timur. Foto/SindoNews
A
A
A
MADURA - Sejumlah warga membawa senjata tajam jenis parang mendatangi Puskesmas Geger, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, Madura , Jawa Timur. Aksi warga tersebut pun pun viral di media sosial (medsos).
Dalam vidio berdurasi 23 detik terlihat beberapa orang menenteng senjata tajam dan memaksa masuk ke puskesmas tersebut. Warga yang berada di lokasi panik dan berhamburan ke luar. Meski begitu, ada juga warga yang berani untuk meredam emosi warga tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peritiwa itu terjadi pada Senin, 28 April 2025 pukul 14.30 WIB. "Iya benar, sekarang Wakapolres beserta jajaran sedang di tempat kejadian perkara (TKP),” ujar Kasi Humas Polres Bangakalan Iptu Risna Wijayati Selasa (29/4/2025)
Baca juga: Viral! Pernikahan Mewah bak Anak Sultan di Bangkalan Madura, Pengantin Dikalungi Uang Dolar dan Euro
Menurut Risna, saat ini petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan insiden tersebut. Hingga saat ini petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan penyebab keributan tersebut, adapun juga lokasi kejadian dijaga aparat Kepolisian.
"Petugas masih melakukan olah TKP di lokasi, tunggu laporan resminya."Terangnya
Dalam vidio berdurasi 23 detik terlihat beberapa orang menenteng senjata tajam dan memaksa masuk ke puskesmas tersebut. Warga yang berada di lokasi panik dan berhamburan ke luar. Meski begitu, ada juga warga yang berani untuk meredam emosi warga tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peritiwa itu terjadi pada Senin, 28 April 2025 pukul 14.30 WIB. "Iya benar, sekarang Wakapolres beserta jajaran sedang di tempat kejadian perkara (TKP),” ujar Kasi Humas Polres Bangakalan Iptu Risna Wijayati Selasa (29/4/2025)
Baca juga: Viral! Pernikahan Mewah bak Anak Sultan di Bangkalan Madura, Pengantin Dikalungi Uang Dolar dan Euro
Menurut Risna, saat ini petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan insiden tersebut. Hingga saat ini petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan penyebab keributan tersebut, adapun juga lokasi kejadian dijaga aparat Kepolisian.
"Petugas masih melakukan olah TKP di lokasi, tunggu laporan resminya."Terangnya
(cip)
Lihat Juga :