Konvoi 14 Ambulans Angkut 47 Warga Positif COVID-19 di Tasikmalaya
Kamis, 11 Maret 2021 - 20:26 WIB
loading...
A
A
A
Mereka berwisata ke Gunung Papandayan Garut, dalam rangka perayaan hari jadi satu tahun klub senam, dan dari sanalah mulai terjadi penyebaran COVID-19 . Setelah ada 21 warga positif COVID-19 , lalu dilakukan penelusuran yang hasilnya 47 orang positif COVID-19 .
Guna mencegah terjadinya penyebaran COVID-19 , Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, dan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Tasikmalaya, mengevakuasi 47 orang pasien positif COVID-19 untuk diisolasi. Baca juga: Merapi Kembali Semburkan Wedus Gembel, Meluncur Sejauh 1,2 Km ke Barat Daya
Menurut Wakil Bupati Kabupaten Tasikmalaya, Deni Ramdani Sagara mengaku sangat prihatin dengan kejadian ini, dan langsung bergerak cepat melakukan koordinasi dengan dinas terkait, serta unsur muspika di Kecamatan Puspahiang, untuk mengevakuasi semua pasien positif COVID-19 .
Dia merasa miris dengan kejadian ini, di mana klub senam atau olah raga seharusnya sehat namun karena mereka tidak menerapkan protokol kesehatan sehingga positif COVID-19 . "Masyarakat diimbau untuk selalu melakukan protokol kesehatan, agar bisa memutus mata rantai penularan COVID-19 ," tegasnya.
Guna mencegah terjadinya penyebaran COVID-19 , Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, dan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Tasikmalaya, mengevakuasi 47 orang pasien positif COVID-19 untuk diisolasi. Baca juga: Merapi Kembali Semburkan Wedus Gembel, Meluncur Sejauh 1,2 Km ke Barat Daya
Menurut Wakil Bupati Kabupaten Tasikmalaya, Deni Ramdani Sagara mengaku sangat prihatin dengan kejadian ini, dan langsung bergerak cepat melakukan koordinasi dengan dinas terkait, serta unsur muspika di Kecamatan Puspahiang, untuk mengevakuasi semua pasien positif COVID-19 .
Dia merasa miris dengan kejadian ini, di mana klub senam atau olah raga seharusnya sehat namun karena mereka tidak menerapkan protokol kesehatan sehingga positif COVID-19 . "Masyarakat diimbau untuk selalu melakukan protokol kesehatan, agar bisa memutus mata rantai penularan COVID-19 ," tegasnya.
(eyt)
Lihat Juga :