Bantu Warga Mekarmukti, Calon Ketua IA ITB Gembong Primadjaya Sumbang Pompa Hidran
Kamis, 11 Maret 2021 - 05:23 WIB
loading...
Calon ketua Ikatan Alumni ITB Gembong Primadjaya. (Ist)
A
A
A
SUMEDANG - Warga di Desa Mekarmukti, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang , Jawa Barat, kini sedang bersukacita. Karena, sekarang warga Desa Mekarmukti tidak perlu lagi berjalan jauh untuk mendapatkan air. Sebelumnya, masyarakat di sana harus mengambil air turun ke sungai berjarak 300 meter, mendaki tebing setinggi 30 meter hingga sampai ke bibir sungai.
Dengan bantuan pompa hidran dari calon ketua Ikatan Alumni ITB Gembong Primadjaya, bersama tim Gemilang Solid Ganesha, warga Desa Mekarmukti, Sumedang , tinggal mengambil ke bak reservoir yang berada di tengah-tengah kampung.
Menurut tim Gemilang Solid Ganesha, pengadaan air bersih ini berawal dari data Jawa Barat sebagai provinsi dengan kasus stunting anak yang cukup banyak. Seperti diketahui, tidak tersedianya air bersih menjadi salah satu penyebab dari stunting anak.
"Karena itu keberadaan pompa hidran di tengah kampung diharapkan dapat menjadi solusi penyediaan air bersih yang sesuai bagi daerah-daerah terpencil lainnya, khususnya daeerah dengan akses listrik yang terbatas," kata Gembong dalam keterangannya, Kamis (11/3/2021).
Gembong menyatakan, walaupun Indonesia sudah 76 tahun merdeka tetapi masih ada masyarakat yang kesusahan untuk mendapatkan air. Bahkan, untuk mengambilnya butuh perjuangan. Baca: Tokoh Agama Antusias Vaksinasi, Gubernur Ganjar Gagas Salat Tarawih di Masa Pandemi.
Dengan bantuan pompa hidran dari calon ketua Ikatan Alumni ITB Gembong Primadjaya, bersama tim Gemilang Solid Ganesha, warga Desa Mekarmukti, Sumedang , tinggal mengambil ke bak reservoir yang berada di tengah-tengah kampung.
Menurut tim Gemilang Solid Ganesha, pengadaan air bersih ini berawal dari data Jawa Barat sebagai provinsi dengan kasus stunting anak yang cukup banyak. Seperti diketahui, tidak tersedianya air bersih menjadi salah satu penyebab dari stunting anak.
"Karena itu keberadaan pompa hidran di tengah kampung diharapkan dapat menjadi solusi penyediaan air bersih yang sesuai bagi daerah-daerah terpencil lainnya, khususnya daeerah dengan akses listrik yang terbatas," kata Gembong dalam keterangannya, Kamis (11/3/2021).
Gembong menyatakan, walaupun Indonesia sudah 76 tahun merdeka tetapi masih ada masyarakat yang kesusahan untuk mendapatkan air. Bahkan, untuk mengambilnya butuh perjuangan. Baca: Tokoh Agama Antusias Vaksinasi, Gubernur Ganjar Gagas Salat Tarawih di Masa Pandemi.
Lihat Juga :