Ciduk Sindikat Pencetak Upal, Polisi Sita Uang Palsu Rp77 Miliar
Rabu, 10 Maret 2021 - 16:27 WIB
loading...
Polda Metro Jaya memperlihatkan tersangka dan barang bukti uang palsu yang ditangkap dari sejumlah daerah.Foto/SINDOnews/Helmi Syarif
A
A
A
JAKARTA - Subdit Fiskal Moneter dan Devisa (Fismondev) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menangkap empat pelaku pencetak dan pengedar mata uang asing palsu. Dari tangan para pelaku polisi menyita uang palsu sejumlah mata uang asing yang nilainya Rp77 miliar.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, empat orang tersebut ditangkapdi tiga tempat terpisah yakni, Bekasi, Pandeglang dan dan Bogor. Keempat pelaku yakni, SUL, IS, AD dan HS.
Para pelaku memiliki peran masing-masing yakni, pengedar, pembeli dan juga pencetak serta pemodal. “Kalau otak dan pemodalnya adalah HS, sedangkan AD sebagai pencetak atau yang memprint uang palsu, SUL pembeli dan pengedar dan IS sebagai pengedar,” kata Yusri kepada wartawan Rabu (10/3/2021).
Dia mengungkapkan, pelaku sudah beroperasi selama tiga tahun yaitu sejak tahun 2018 mulai mencetak dan mengedarkan uang palsu tersebut. Pelaku memang mengedarkan uang asing jenis dolar Amerika, namun ada juga mata uang Euro yang diedarkan juga.
“Selama tiga tahun ini pelaku mengaku sudah mengedarkan sebanyak 540.000 lembar, kalau dirupiahkan Rp77 miliar,” ujarnya. Baca: Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Gunung Geulis Bogor
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, empat orang tersebut ditangkapdi tiga tempat terpisah yakni, Bekasi, Pandeglang dan dan Bogor. Keempat pelaku yakni, SUL, IS, AD dan HS.
Para pelaku memiliki peran masing-masing yakni, pengedar, pembeli dan juga pencetak serta pemodal. “Kalau otak dan pemodalnya adalah HS, sedangkan AD sebagai pencetak atau yang memprint uang palsu, SUL pembeli dan pengedar dan IS sebagai pengedar,” kata Yusri kepada wartawan Rabu (10/3/2021).
Dia mengungkapkan, pelaku sudah beroperasi selama tiga tahun yaitu sejak tahun 2018 mulai mencetak dan mengedarkan uang palsu tersebut. Pelaku memang mengedarkan uang asing jenis dolar Amerika, namun ada juga mata uang Euro yang diedarkan juga.
“Selama tiga tahun ini pelaku mengaku sudah mengedarkan sebanyak 540.000 lembar, kalau dirupiahkan Rp77 miliar,” ujarnya. Baca: Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Gunung Geulis Bogor
Lihat Juga :