Ilmuwan Muslim Pimpin Tim Vaksin Covid di Amerika Serikat

Selasa, 19 Mei 2020 - 09:41 WIB
loading...
Ilmuwan Muslim Pimpin...
Ilmuwan muslim Moncef Mohamed Slaoui ditunjuk sebagai pemimpin tim program percepatan penemuan vaksin Covid-19 di Amerika Serikat (AS). Foto/Reuters
A A A
WASHNGTON - Ilmuwan muslim yakni Moncef Mohamed Slaoui ditunjuk memimpin tim program percepatan penemuan vaksin Covid-19 di Amerika Serikat ( AS).

Penunjukan pimpinan tim yang juga disebut Operation Warp Speed itu langsung dilakukan oleh Presiden AS Donald Trump.

Slaoui adalah ilmuwan yang lahir pada 1959 di Agadir, Maroko. Slaoui sebelumnya memimpin departemen vaksin GlaxoSmithKline di AS dan bekerja untuk perusahaan tersebut selama 30 tahun. Dia menjadi seorang imunolof karena termotivasi adik perempuannya yang meninggal karena batuk rejan, penyakit menular yang disebabkan karena bakteri.

Setelah lulus dari Sekolah Menengah Mohammed V di Casablanca, Slaoui belajar ilmu biologi di Belgia. Dia juga melanjutkan pendidikan pascasarjana di Harvard Medical School dan Universitas Tufts. Hingga kini Slaoui sudah memublikasikan lebih dari 100 karya ilmiah dan menjadi anggota Dewan Direksi International AIDS Vaccine Initiative.

Presiden Donald Trump mengaku sengaja memilih Slaoui di proyek bersejarah ini karena melihat sepak terjangnya selama ini. Slaoui diketahui telah membantu AS dan dunia dalam menemukan 14 vaksin baru. Trump juga memuji Slaoui sebagai orang paling berharga di dunia dalam produksi dan formulasi vaksin. “Dia (Slaoui) menemukan banyak vaksin baru dalam sepuluh tahun terakhir ketika dia bekerja di sektor swasta,” papar Trump, dilansir CNN. (BACA JUGA: Grand Mufti Saudi: Umat Islam Boleh Salat Ied di Rumah Saat Pandemi Covid-19)

Penunjukan ilmuwan muslim ternama dunia itu bertujuan untuk mempercepat produksi vaksin virus corona. Pemerintah AS berambisi bisa memproduksi 300 juta dosis vaksin yang akan dibagikan kepada seluruh warga AS pada akhir tahun ini. Vaksin diyakini sebagai satu di antara cara untuk mengatasi pandemi korona. Secara global, jumlah kasus Covid-19 di AS tercatat paling besar, yakni mencapai 1,5 juta orang dengan kematian mencapai 90.000-an orang.

Operation Warp Speed beroperasi independen dari gugus tugas virus corona Gedung Putih. Inisiatif tersebut didukung penuh penasihat Gedung Putih Jared Kushner dan melibatkan banyak pejabat dari Departemen Kesehatan dan Departemen Kesehatan.

Slaoui mengaku baru-baru ini telah melihat data awal uji klinis vaksin corona. “Data itu membuat saya percaya diri bahwa kita akan memproduksi ratusan juta dosis vaksin pada akhir 2020,” tegas Slaoui saat jumpa pers beberapa waktu lalu di Gedung Putih.

Dari Maroko, kabar penunjukan Slaoui sebagai orang penting dalam program pencarian vaksin virus corona disambut meriah. Meskipun Slaoui bukan lagi warga negara Maroko, tetapi itu sebagai bukti kesuksesan pendidikan Maroko yang mampu menciptakan orang hebat dalam peradaban manusia. “Slaoui lahir, dibesarkan, dan dididik di Maroko hingga dia meraih gelar diploma,” kata Samir Bennis, pendiri Morocco World News.

Prestasi ini juga menunjukkan bahwa Slaoui mengalami momen penting dalam kehidupannya dan proses pendidikan di Maroko. “Kualitas pendidikan di sekolah Maroko mampu mengantarkan Slaoui menjadi orang genius. Dia tidak menjalani sekolah dasar dan menengah di Belgia atau di AS, tetapi di Maroko,” katanya.

Stasiun televisi Samaa melaporkan, Presiden Trump dikenal memiliki sentimen negatif dalam berbagai kebijakan terhadap warga muslim di dunia. Namun, dalam kondisi darurat, Trump sendiri yang menunjuk seorang muslim untuk program yang bisa menentukan keberlangsungan warga AS ke depan khususnya dan dunia pada umumnya. “Itu suatu hal yang sedikit ironis,” demikian laporan Samaa. (BACA JUGA: Dubes China untuk Israel Tewas di Tel Aviv)

Berdasarkan tiga sumber yang mengetahui pemilihan Slaoui, mantan pemimpin divisi vaksin GlaxoSmithKline tersebut akan menjabat sebagai therapeutics czar pemerintahan Trump. Slaoui yang mengundurkan diri dari perusahaan farmasi pada 2017 tersebut kini dikenal sebagai venture capitalist, yakni membantu dan mengordinasi pengembangan vaksin dan obat Covid-19. Dia akan mengordinasikan hal itu pada Departemen Pertahanan dan Kesehatan AS.

Menteri Kesehatan AS Alex Azar, Koordinator Gugus Tugas Gedung Putih Deborah Birx, dan penasihat Gedung Putih Jared Kushner merupakan tokoh yang mewawancarai Slaoui dan kandidat lainnya. Di antara pesaing Slaoui yakni mantan Direktur Institute Nasional Kesehatan Elias Zerhouni.

Bloomberg merupakan media pertama yang melaporkan bahwa Slaoui ditunjuk sebagai pemimpin program percepatan pengadaan vaksin secara sukarela. Dia akan dibantu Jenderal Gustava Perna, pakar logistik, yang akan membantu peran operasional bagi Slaoui. “Saya tidak berkomentar mengenai wawancara dengan staf Operation Warp Speed,” kata juru bicara Departemen Kesehatan AS kepada Politico.

Slaoui memiliki hubungan dengan beberapa perusahaan farmasi yang mengembangkan vaksin Covid-19. GlaxoSmithKline juga bekerja sama mengembangkan vaksin Covid-19 dengan Slaoui. Selain itu, Slaoui juga menjabat dewan direksi di Moderna, perusahaan farmasi yang juga mengembangkan vaksin Covid-19. (BACA JUGA: Indonesia Menjadi Bagian Negara di Dunia Mendukung Penyelidikan Asal-usul Covid-19)

Ternyata, Slaoui bukan satu-satunya warga Maroko yang sukses menjadi ilmuwan berkelas internasional. Sebelumnya ada ilmuwan Rachid El Yazami dan Kamal Oudrhiri, pakar astronomi Merieme Chadid, dan dokter Sara Bilal serta Latifa Elouadrhiri yang dikenal sebagai para pakar di bidangnya yang membawa harum nama Maroko di kancah internasional.

Meskipun mereka telah memegang paspor kewarganegaraan lain, namun tetap dibanggakan oleh warga Maroko. Kebanyakan warga Maroko sadar bahwa negara tidak memberikan kesempatan bagi para ilmuwan untuk mengembangkan kemampuannya di dalam negeri sehingga memilih untuk bekerja di luar negeri. “Saya mengenai Slaoui sebagai orang baik dan ramah. Saya bangga kalau Maroko masih ada dalam pikiran Slaoui,” kata Bennis, teman Slaoui. “Ketika orang mencapai kesuksesan dalam finansial dan pengetahuan, orang cenderung melupakan akarnya, tetapi tidak dengan Slaoui,” ucapnya.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigrasi Tangkap Warga...
Imigrasi Tangkap Warga Negara Amerika Serikat Buronan Kasus Pembunuhan di South Carolina
Warga Negara Amerika...
Warga Negara Amerika Pelaku Pembunuhan dalam Koper Dideportasi
Bawa Permen Ganja dari...
Bawa Permen Ganja dari Thailand, Pebasket AS Ditangkap Polisi
Amerika Soroti Barang...
Amerika Soroti Barang Bajakan di Mangga Dua, Pramono: Itu Urusan Pemerintah Pusat
Bule Amerika Serikat...
Bule Amerika Serikat yang Ngamuk di Klinik Bali Akhirnya Dideportasi
Soal Kebijakan Tarif...
Soal Kebijakan Tarif AS, Aspaki Minta Pemerintah Berpihak pada Industri Dalam Negeri
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Rekomendasi
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda Ditantang Jepang
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved