Jadi Mualaf, Bos Perusahaan Pelaku Pelecehan Seksual Dikhitan di Polres Jakarta Utara

Selasa, 09 Maret 2021 - 17:10 WIB
loading...
Jadi Mualaf, Bos Perusahaan...
JH Mendapat souvernir setelah dilakukan khitan di Mapolrestro Jakarta Utara.Foto/SINDOnews/Yohannes Tobing
A A A
JAKARTA - Pelaku pelecehan seksual terhadap dua sekretaris di sebuah perusahaan pembiayaan di wilayah Pademangan yakni JH (47) menjalani proses khitan atau sunat di tahanan Polrestro Jakarta Utara pada Selasa (9/3/2021). JH di sunat setelah sebelumnya memutuskan untuk berpindah keyakinan ( mualaf ) karena mengaku mendapat hidayah.

Berdasarkan pantauan, proses sunat atau khitan, JH dikeluarkan dari sel tahanan didampingi anggota kepolisian menuju ke salah satu ruangan Mapolrestro Jakut. Di ruangan tersebut, JH terlihat dihampiri oleh Wakapolres Jakarta Utara AKBP Nasriadi untuk menanyakan kesiapan sebelum dirinya menjalani proses sunatan.

"Betul kamu siap disunat?" tanya Nasriadi kepada JH. "Siap pak," jawab JH. "Keluarga tahu kamu sudah disunat? Lalu apa reaksinya dan kenapa mereka dukung yang kamu mau lakukan?" tanya Nasriadi kembali.

"Keluarga sudah tahu. Pernyataan sudah saya bikin Ndan. Karena sebelum saya di sini, memang saya sudah mendapat pencerahan. Memang saya punya keinginan masuk Islam," ujar JH di hadapan Nasriadi.

Menurut JH keinginan dirinya menjadi mualaf dan mau di khitan selama ini diperkuat karena selama ini dirinya diam-diam belajar dari YouTube. Baca: Menangis Dengar Adzan di Sel, Bos Perusahaan Pelaku Pelecehan Seksual Putuskan Mualaf

"Saat di sini, saya mendengar kumandang azan dekat dengan saya, dan melihat dengan mata secara dekat, dari tahanan, bagaimana cara orang salat berjamaah. Saya tergerak hati sampai menangis di pojokan," tutur JH. "Teman-teman bertanya, apa saya sakit? Tidak (kata saya). Saya bilang hati saya terenyuh menyaksikan secara langsung begitu besarnya makna tatanan salat dan saya akan menjadi seorang muslim," Sambungnya.

JH pun meminta kawannya untuk masuk menjadi bagian komunitas dan ikut dalam syarat yang ditentukan. "Saya ingin menjadi bagian dari komunitas Islam dan dengan catatan kata mereka yaitu mengucap dua kalimat syahadat dan kami shalat berjamaah," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
341 Predator Anak Ditangkap...
341 Predator Anak Ditangkap di California
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan ITSafe, Peta Digital Area Rawan Pelecehan dan Catcalling
Rekomendasi
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Ayyoub Bouaddi Moncer...
Ayyoub Bouaddi Moncer di Debut Piala Dunia, Gelandang 18 Tahun Maroko Berhasil Redam Brasil
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Kemenhut Bongkar Perdagangan...
Kemenhut Bongkar Perdagangan 100 Satwa Dilindungi dari Papua, 2 Oknum Aparat Ditangkap
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved