Pandemi, Pertumbuhan Ekonomi Lombok Timur Tertinggi di NTB

Selasa, 09 Maret 2021 - 13:09 WIB
loading...
Pandemi, Pertumbuhan...
Pandemi, Pertumbuhan Ekonomi Lombok Timur Tertinggi di NTB. Foto/MPI/Ramli
A A A
LOMBOK TIMUR - Lombok Timur (Lotim) mengalami pertumbuhan terbaik dibandingkan kabupaten/kota lainnya di NTB, minus tambang atau biji logam.

"Lotim memang minus 3,10 persen. Tapi itulah pertumbuhan tertinggi walupun itu minus. Karena semua kabupaten/kota pertumbuhannya minus," jelas Kepala BPS Lombok Timur, Lalu Putradi, Selasa (09/03).

Data BPS yang dirilis Februari 202, jelas Putra, NTB mengalami pertumbuhan negatif 5,19 persen. Sedangkan, 2 kabupaten mengalami pertumbuhan minus tertinggi yaitu Kabupaten Lombok Utara, minus 7,44 persen dan Lombok Barat, minus 7,04 persen, disusul Lombok Tengah, minus 6,071 persen.

Menurutnya, ada tiga sektor utama yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Lombok Timur yaitu Sektor pertanian yang memberikan kontribusi 27 persen terhadap PDRB turun minus 0,39 persen. "Karena produksi beberapa komoditas seperti padi, jagung, cabe dan tembakau virginia turun," jelasnya.

Selanjutnya, sektor perdagangan yang memberikan kontribusi 17 persen turun minus 3,65 persen dan sektor kontruksi yang memberikan kontribusi 10 persen turun minus 14,83 persen.

"Karena kegiatan kontruksi dari pemerintah turun 44 persen akibat pandemi. Namun masih ada kegiatan konstruksi rakyat, masyarakat masih bisa bangun masjid dan lainnya," ujarnya.

Data ini menunjukkan, ujar Putra, masyarakat Lombok Timur masih tangguh menghadapi dampak pandemi dengan andalan sektor pertanian. "Kondisinya berbeda dengan daerah lain yang mengandalkan industri pariwisata, pertumbuhannya turun drastis," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Ruang Kelas SMAN 7 Mataram...
Ruang Kelas SMAN 7 Mataram Ambruk saat Jam Belajar, Siswa Berlarian Selamatkan Diri
Debat Perdana, Reynaldo...
Debat Perdana, Reynaldo Ajak Kader HIPMI Bantu Pemerintah Wujudkan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Tumbuh Kuat
Atasi Ketimpangan, Pengamat...
Atasi Ketimpangan, Pengamat Dorong Enam Agenda Transformasi Ekonomi
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi DKI Jakarta 2025 Lampaui Nasional
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Rekomendasi
Janji Tesla 10 Tahun...
Janji Tesla 10 Tahun Lalu Diwujudkan Xiaomi: Robot Charger EV Otomatis
Profil Zion Suzuki:...
Profil Zion Suzuki: Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved