Ridwan Kamil Targetkan 6 Juta Warga Jabar Selesai Divaksin Juni 2021
Selasa, 09 Maret 2021 - 05:41 WIB
loading...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menargetkan 6 juta warga Jabar di luar tenaga kesehatan selesai disuntik vaksin COVID-19 Juni 2021. (Ist)
A
A
A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menargetkan, sebanyak 6 juta warga Jabar selesai disuntik vaksin COVID-19 Juni 2021 mendatang.
Dia menjelaskan, jika target vaksinasi COVID-19 bagi warga Jabar di luar tenaga kesehatan itu tercapai, maka alokasi vaksin COVID-19 dari pemerintah pusat akan kembali turun sekaligus mencegah persediaan vaksin tidak kedaluarsa.
"Karena kita punya target 6 juta sekian penduduk Jabar untuk lansia dan profesi yang rawan dan pelayan publik, itu harus selesai di bulan Juni (2021). Kalau kita lambat, maka vaksinnya kedaluarsa, kita sedang mengejar target itu," ungkap Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (8/3/2021).
Menurut Gubernur yang akrab disapa Emil itu, distribusi vaksin COVID-19 dari pemerintah pusat menggunakan skema bertahap karena persediaannya yang terbatas.
Terlebih, kata Emil, pemerintah pusat pun akan mengevaluasi pelaksanan vaksinasi COVID-19 di setiap daerah dimana daerah yang tingkat penyerapan vaksin COVID-19-nya tinggi akan diprioritaskan.
Dia menjelaskan, jika target vaksinasi COVID-19 bagi warga Jabar di luar tenaga kesehatan itu tercapai, maka alokasi vaksin COVID-19 dari pemerintah pusat akan kembali turun sekaligus mencegah persediaan vaksin tidak kedaluarsa.
"Karena kita punya target 6 juta sekian penduduk Jabar untuk lansia dan profesi yang rawan dan pelayan publik, itu harus selesai di bulan Juni (2021). Kalau kita lambat, maka vaksinnya kedaluarsa, kita sedang mengejar target itu," ungkap Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (8/3/2021).
Menurut Gubernur yang akrab disapa Emil itu, distribusi vaksin COVID-19 dari pemerintah pusat menggunakan skema bertahap karena persediaannya yang terbatas.
Terlebih, kata Emil, pemerintah pusat pun akan mengevaluasi pelaksanan vaksinasi COVID-19 di setiap daerah dimana daerah yang tingkat penyerapan vaksin COVID-19-nya tinggi akan diprioritaskan.
Lihat Juga :