Depan Pengurus NU Tangerang, Sekjen Gerindra: Perjuangan Kiai dan Ulama Tidak Mudah
Selasa, 09 Maret 2021 - 00:20 WIB
loading...
A
A
A
"Perjuangan para ulama dan kiai dalam memperjuangkan persatuan, perdamaian, persaudaraan tidaklah mudah. Tantangannya berat. Mereka kerap disalahpahami, salah arti, bahkan di-bully oleh sejumlah pihak," katanya.
"Namun para kiai, tidak pernah berhenti dan tidak pernah berputus asa untuk terus menebarkan persatuan dan kesatuan bangsa, dan hasilnya sekarang kita rasakan,” tambahnya.
Ahmad Muzani memberikan contoh beberapa bangsa yang saat ini perang saudara memperebutkan kekuasaan, "Lihatlah banyak
Negara yang saat ini saling bertikai, seperti Yaman, Afganistan, Libya, Suriah, negara-negara tersebut hidup tidak tenang dan tidak ada pembangunan," kata dia.
"Tugas kita saat ini adalah bagaimana agar keberkahan turun dalam kehidupan bangsa kita. Maka para kiyai pun mengajarkan kepada kita untuk memperbanyak shalawat, dzikir, yasinan. yang semua nya itu dilakukan di tengah-tengah masyarakat kita karena para ulama dan kita semua meyakini bahwa kehidupan material yang padat, pembangunan yang terus-menerus dilakukan tidak akan berkah jika spritual tidak dibangun," tegas Ahmad Muzani.Tugas NU tidak akan pernah berhenti, memberikan ketenangan dalam kehidupan masyarakat kita. "Inilah utang kita, utang bangsa Indonesia kepada NU, utang bangsa Indonesia kepada para ulama dan kiai, karena itu hidup-hidupkan lah selalu NU," kata Muzani.
"Namun para kiai, tidak pernah berhenti dan tidak pernah berputus asa untuk terus menebarkan persatuan dan kesatuan bangsa, dan hasilnya sekarang kita rasakan,” tambahnya.
Ahmad Muzani memberikan contoh beberapa bangsa yang saat ini perang saudara memperebutkan kekuasaan, "Lihatlah banyak
Negara yang saat ini saling bertikai, seperti Yaman, Afganistan, Libya, Suriah, negara-negara tersebut hidup tidak tenang dan tidak ada pembangunan," kata dia.
"Tugas kita saat ini adalah bagaimana agar keberkahan turun dalam kehidupan bangsa kita. Maka para kiyai pun mengajarkan kepada kita untuk memperbanyak shalawat, dzikir, yasinan. yang semua nya itu dilakukan di tengah-tengah masyarakat kita karena para ulama dan kita semua meyakini bahwa kehidupan material yang padat, pembangunan yang terus-menerus dilakukan tidak akan berkah jika spritual tidak dibangun," tegas Ahmad Muzani.Tugas NU tidak akan pernah berhenti, memberikan ketenangan dalam kehidupan masyarakat kita. "Inilah utang kita, utang bangsa Indonesia kepada NU, utang bangsa Indonesia kepada para ulama dan kiai, karena itu hidup-hidupkan lah selalu NU," kata Muzani.
(mhd)
Lihat Juga :