Taksi Udara Beroperasi di Kota Depok, Wali Kota: Belum Ada Koordinasinya
Senin, 08 Maret 2021 - 18:57 WIB
loading...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
DEPOK - Layanan taksi udara menggunakan helikopter telah tersedia di Bandara Soekarno - Hatta (Soetta) yang disediakan PT Whitesky Aviation.
Salah satu rutenya adalah Kota Depok.
Layanan taksi udara ini bisa dipesan melalui aplikasi smartphone bernama Helicity. Menanggapi hal ini, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengaku hingga kini belum ada koordinasi dari pihak penyedia taksi udara. “Belum ada koordinasinya,” ujarnya, Senin (8/3/2021).
Baca juga: Mau Naik Taksi Terbang Anti Macet di Jakarta? Segini Biayanya
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana, mengakui pernah mendapatkan paparan dari salah satu penyedia jasa taksi udara pada tahun 2018. Namun setelah itu tidak ada perkembangan lagi.
"Tentu kalau mereka akan operasional, mereka pun tentunya harus berkomunikasi dulu dengan kita (Dishub) dan BPTJ,” kata Dadang.
Dalam pembicaraan saat itu, pihaknya melakukan diskusi banyak terkait dengan operasional izin titiknya. Sebab, untuk menentukan titiknya perlu koordinasi lebih lanjut.
“Kita harus menentukan juga titik helipednya dimana, radius seperti apa. Apakah helipad-nya di atas gedung atau kah di bawah, itu belum ada tindak lanjut setelah rapat itu,” tandasnya.
Salah satu rutenya adalah Kota Depok.
Layanan taksi udara ini bisa dipesan melalui aplikasi smartphone bernama Helicity. Menanggapi hal ini, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengaku hingga kini belum ada koordinasi dari pihak penyedia taksi udara. “Belum ada koordinasinya,” ujarnya, Senin (8/3/2021).
Baca juga: Mau Naik Taksi Terbang Anti Macet di Jakarta? Segini Biayanya
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana, mengakui pernah mendapatkan paparan dari salah satu penyedia jasa taksi udara pada tahun 2018. Namun setelah itu tidak ada perkembangan lagi.
"Tentu kalau mereka akan operasional, mereka pun tentunya harus berkomunikasi dulu dengan kita (Dishub) dan BPTJ,” kata Dadang.
Dalam pembicaraan saat itu, pihaknya melakukan diskusi banyak terkait dengan operasional izin titiknya. Sebab, untuk menentukan titiknya perlu koordinasi lebih lanjut.
“Kita harus menentukan juga titik helipednya dimana, radius seperti apa. Apakah helipad-nya di atas gedung atau kah di bawah, itu belum ada tindak lanjut setelah rapat itu,” tandasnya.
Lihat Juga :