Nekat Buka hingga Tengah Malam, Pemilik Warnet di Cifes Dibekuk Satgas Covid-19
Minggu, 07 Maret 2021 - 20:04 WIB
loading...
Satgas Covid-19 Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, mengamankan pemilik warnet yang nekat buka hingga tengah malam di massa PPKM. Foto: Abdullah M Surjaya/SINDOnews
A
A
A
BEKASI - Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, mengamankan pemilik warung internet (warnet) yang nekat buka hingga tengah malam di massa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) .Sebelum diamankan, petugas terlebih dahulu membubarkan kerumunan di lokasi tersebut.
Petugasgabungan Polsek Cikarang Selatan, Kecamatan serta Koramil itu memergoki sebuah warnet di kawasan Cikarang Festival yang masih buka hingga pukul 12.00 tengah malam, Sabtu 6 Maret 2021.
“Kami amankan pemilik pengelola warnet ke kantor Polsek Cikarang Selatan,”kata Kapolsek Cikarang Selatan, Kompol Triesno di Bekasi, Minggu (7/3/2021). Baca juga: Perpanjangan PPKM Mikro di Jakarta Tunggu Putusan Pemerintah Pusat
Menurut dia,warnet itu sudah sering diberikan himbauan untuk menutup operasinya di jam yang sudah ditentukan selama masa PPKM Mikro.Akan tetapi, warnet itu masih tetap nekat bukan diatas batas jam operasional yang telah ditentukan.
“Jadi sengaja warnet itu dikunci, tapi kan kelihatan motor-motornya itu.Kami bawa pengelola untuk dibina,” ujarnya. Baca juga: Vaksin dan PPKM Dianggap Berhasil Tekan Kasus COVID-19
Petugasgabungan Polsek Cikarang Selatan, Kecamatan serta Koramil itu memergoki sebuah warnet di kawasan Cikarang Festival yang masih buka hingga pukul 12.00 tengah malam, Sabtu 6 Maret 2021.
“Kami amankan pemilik pengelola warnet ke kantor Polsek Cikarang Selatan,”kata Kapolsek Cikarang Selatan, Kompol Triesno di Bekasi, Minggu (7/3/2021). Baca juga: Perpanjangan PPKM Mikro di Jakarta Tunggu Putusan Pemerintah Pusat
Menurut dia,warnet itu sudah sering diberikan himbauan untuk menutup operasinya di jam yang sudah ditentukan selama masa PPKM Mikro.Akan tetapi, warnet itu masih tetap nekat bukan diatas batas jam operasional yang telah ditentukan.
“Jadi sengaja warnet itu dikunci, tapi kan kelihatan motor-motornya itu.Kami bawa pengelola untuk dibina,” ujarnya. Baca juga: Vaksin dan PPKM Dianggap Berhasil Tekan Kasus COVID-19
Lihat Juga :