Warga Tumpah Ruah di Pasar Anyar Bogor, 4 Orang Disebut Reaktif Covid-19

Senin, 18 Mei 2020 - 22:30 WIB
loading...
Warga Tumpah Ruah di...
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat menertibkan Pasar Anyar beserta petugas gabungan lainnya. Foto/Haryudi/SINDOnews
A A A
BOGOR - Paska viral video ribuan warga tumpah ruah memadati Pasar Kebon Kembang atau Pasar Anyar di masa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemkot Bogor langsung gencar menertibkan pedagang dan pendeteksian potensi penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di lokasi tersebut.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto memimpin langsung jalannya penertiban pasar dalam rangka penerapan PSBB tahap III di Pasar Anyar, Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (18/5/2020).

Dalam kegiatan tersebut, petugas gabungan dari jajaran TNI, Polri, Satpol PP, Dishub dan Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor melakukan penutupan lapak liar, di tempat yang sama juga dilakukan rapid test bagi pengunjung dan pedagang pasar.

Tampak dalam penertiban tersebut Danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Agus Subiyanti, Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Arm Teguh Cahyadi, Kapolresta Bogor Kota Kombes Hendri Fiuser, Dandenpom III/1 Bogor Letkol Cpm Sugiarto, Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim, Danyonif 315/Garuda Mayor Inf Aryo Priyoutomo Sudono dan Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat.

"Titik yang paling rawan di masa PSBB ini adalah pasar, ditambah lagi menjelang Lebaran. Kita amati ada arus warga yang datang berbondong-bondong belanja bukan kebutuhan pokok. Karena itu saya koordinasikan dengan Forkopimda, Alhamdulillah didukung penuh Pak Danrem, Pak Dandim, Pak Kapolres, Pak Dandenpom, bahkan Komandan Batalyon 315," ungkap Bima Arya.

Ia menambahkan, pihaknya akan mendirikan posko gabungan di kawasan Pasar Anyar untuk memantau jalannya penerapan PSBB dan memastikan lapak liar di luar yang dikecualikan atau non-pangan untuk tidak menggelar dagangannya.

"Kita akan membuat posko bersama di sini, sampai pasca Lebaran nanti untuk memastikan kios-kios liar terutama non pangan ini tetap tutup supaya kerumanannya kita bisa cairkan. Bagi pelanggar akan berlaku sanksi dari PSBB baik Perwali maupun pidananya apabila melawan petugas," jelasnya. (Baca juga: Viral Video Ribuan Warga Tumpah Ruah di Pasar Anyar Bogor )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Menyebar ke 23 Negara, Ini yang Perlu Diketahui
Kemenkes Deteksi Ada...
Kemenkes Deteksi Ada 72 Kasus Covid-19 Varian Baru di Indonesia
Varian Baru Covid-19...
Varian Baru Covid-19 Terdeteksi Sudah Berada di AS
Rekomendasi
Roy Suryo: Rismon Tak...
Roy Suryo: Rismon Tak Layak Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
Berita Terkini
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Infografis
Cilia Flores, Istri...
Cilia Flores, Istri Maduro yang Disebut Otak di Balik Kebijakan Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved