Pemda KBB Bangun Flyover Padalarang melalui Optimalisasi Dana CSR

loading...
Pemda KBB Bangun Flyover Padalarang melalui Optimalisasi Dana CSR
Bupati Aa Umbara Sutisna bersama Ketua DPRD KBB, Kapolres Cimahi, Dandim 0609, serta Kejari Bale Bandung, saat meresmikan pembangunan Flyover Simpang Padalarang di kawasan Kota Baru Parahyangan, Rabu (3/3/2021).
BANDUNG BARAT - Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) merealisasikan pembangunan flyover di kawasan simpang Padalarang. Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertamanya yang dilakukan pada Rabu (3/3/2021).

Flyover pertama di Padalarang ini menghubungkan Exit Tol Padalarang ke kawasan Kota Baru Parahyangan dengan panjang mencapai 340 meter dan lebar 17 meter. Flyover dibangun dengan anggaran lebih dari Rp100 miliar.

"Flyover ini untuk mengurai kemacetan di kawasan Padalarang yang selalu terjadi setiap hari. Anggaran pembangunannya bukan dari APBD, kami optimalkan CSR dari PT Bela Putra Intiland sebagai pengembang perumahan Kota Baru Parahyangan," kata Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna usai peletakan batu pertama.

Pemda KBB Bangun Flyover Padalarang melalui Optimalisasi Dana CSR


Ia mengaku bersyukur meski di tengah suasana sulit akibat pandemi karena anggaran difokuskan kepada penanganan Covid-19, namun pembangunan di KBB masih berjalan. Salah satu upayanya adalah dengan melakukan kerja sama dengan pihak swasta dan mengoptimalkan dana CSR.



Pembangunan flyover ini semua didanai CSR, sementara Pemda KBB memberikan kemudahan dan percepatan perizinan. Kolaborasi ini akhirnya dapat mewujudkan cita-cita warga KBB khususnya di wilayah Padalarang dan sekitarnya agar terbebas dari kemacetan dengan terbangunnya flyover.

"Semoga nantinya setelah flyover ini terwujud dapat mengurangi tingkat kemacetan di kawasan Padalarang hingga 30-40 persen," katanya.

Menurutnya, kerja sama Pemda KBB dan PT Bela Putra Intiland selaku pengembang perumahan Kota Baru Parahyangan akan terus berlanjut. Menyusul rencana pembangunan Bypass Lingkar Selatan dari Kota Baru Parahyangan, ke Gunungmasigit, Kecamatan Cipatat yang diharapkan bisa mengoptimalkan dana CSR.

"Panjang jalan Bypass Lingkar Selatan itu mencapai 8 kilometer dengan lebar 10 meter. Pembangunannya dijadwalkan antara Mei atau Juni tahun ini," sebutnya.

GM PT Bela Putra Intiland, Ryan Brasali mengakui, anggaran pembangunan Flyover Simpang Padalarang semua dari pihaknya. Pengerjaannya ditargetkan beres selama delapan bulan, jika sudah rampung diharapkan dapat menumbuhkan perekonomian di kawasan Padalarang dan sekitarnya.



"Kami mohon maaf dan pengertiannya jika selama proses pembangunan akan menimbulkan kemacetan. Tapi jika sudah selesai, kemacetan di Padalarang akan berkurang dan semoga perekonomian dan pusat-pusat bisnis baru bisa tumbuh," tuturnya.

Proses peletakan batu pertama pembangunan Flyover Simpang Padalarang yang dilakukan Bupati Aa Umbara Sutisna juga disaksikan Ketua DPRD KBB Rismanto, Kapolres Cimahi AKBP Indra Gunawan, Dandim 0609 Letkol Kav. Todi Wahyudi, Kepala Kejaksaan Negeri Bale Bandung Paryono, dan sejumlah tamu undangan lainnya. (advetorial)
(atk)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top