Ketika Selokan Berair Hitam Pekat Menjadi Kolam Renang Bocah-bocah Pademangan
Jum'at, 05 Maret 2021 - 04:35 WIB
loading...
Pemandangan yang menyedihkan anak-anak berendam dengan gembira di saluran air alias selokan yang kotor dan mengandung risiko penyakit di depan Ruko Grand Boutique, Jalan Mangga Dua Raya. Foto: SINDOnews/Yohannes Tobing
A
A
A
JAKARTA - Terik matahari semakin surut. Sekelompok anak berkumpul di pinggir Jalan Mangga Dua Raya, kawasan Pademangan, Jakarta Utara, Kamis (4/3/2021). Tanpa ada yang memberi komando, satu per satu anak-anak itu melompat ke saluran air alias selokan di depan Ruko Grand Boutique.
Tidak ada rasa jijik, khawatir sakit, apalagi takut yang tampak pada wajah bocah-bocah itu. Dengan gembira mereka berendam mencelupkan badan dan kepala mereka ke dalam air berlumpur, berwarna hitam pekat, dan tentu saja berbau itu.
Delapan anak berusia kira-kira tak lebih dari 12 tahun tersebut mengambil lumpur dari dalam air, mengempalkan lumpur yang menempel di dinding selokan lalu melemparkan ke badan temannya. Mereka tertawa bersama, tak kalah dengan asyiknya bermain di kolam renang berair jernih.
(Baca: Wanita Emas Sebut Anies Tak Gentle Atasi Banjir Jakarta)
Salah satu warga setempat, Dimin (55) mengatakan bahwa anak yang bermain di air kotor tersebut merupakan warga yang juga tinggal di daerah Pademangan. "Yang main anak Pademangan juga," jelasnya.
Menurut Dimin, biasanya anak anak mulai berkumpul di trotoar setiap sore. "Mereka biasanya rame rame bermain di selokan tersebut dari pukul 16.00 sampai dengan 17.00 WIB," Ucapnya.
Sementara itu warga yang melintas, Maulana (26) melihat adanya anak anak berenang di selokan hitam dikatakan sangat rawan. Pasalnya ditempat anak anak bermain terdapat pipa kabel listrik.
Tidak ada rasa jijik, khawatir sakit, apalagi takut yang tampak pada wajah bocah-bocah itu. Dengan gembira mereka berendam mencelupkan badan dan kepala mereka ke dalam air berlumpur, berwarna hitam pekat, dan tentu saja berbau itu.
Delapan anak berusia kira-kira tak lebih dari 12 tahun tersebut mengambil lumpur dari dalam air, mengempalkan lumpur yang menempel di dinding selokan lalu melemparkan ke badan temannya. Mereka tertawa bersama, tak kalah dengan asyiknya bermain di kolam renang berair jernih.
(Baca: Wanita Emas Sebut Anies Tak Gentle Atasi Banjir Jakarta)
Salah satu warga setempat, Dimin (55) mengatakan bahwa anak yang bermain di air kotor tersebut merupakan warga yang juga tinggal di daerah Pademangan. "Yang main anak Pademangan juga," jelasnya.
Menurut Dimin, biasanya anak anak mulai berkumpul di trotoar setiap sore. "Mereka biasanya rame rame bermain di selokan tersebut dari pukul 16.00 sampai dengan 17.00 WIB," Ucapnya.
Sementara itu warga yang melintas, Maulana (26) melihat adanya anak anak berenang di selokan hitam dikatakan sangat rawan. Pasalnya ditempat anak anak bermain terdapat pipa kabel listrik.
Lihat Juga :