Kapolresta Denpasar: PKM Turut Kurangi Gangguan Kamtibmas
Senin, 18 Mei 2020 - 20:47 WIB
loading...
Kapolresta Denpasar, AKBP Jansen Avitus Pandjaitan, mendukung pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Kota Denpasar. PKM turut mengurangi gangguan Kamtibmas.
A
A
A
DENPASAR - Kapolresta Denpasar, AKBP Jansen Avitus Pandjaitan, mendukung pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Kota Denpasar. Orang nomor satu di jajaran Polresta Denpasar ini menyebut PKM memberikan dukungan terhadap pengurangan gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Jansen Avitus Pandjaitan menjelaskan bahwa pelaksanaan PKM di Kota Denpasar bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat selama penanganan Covid-19. Sehingga masyarakat mulai terbiasa, khususnya dalam penggunaan masker, social distancing dan penerapan protokol kesehatan.
“Kita harus memastikan bahwa masyarakat yang berlalu lalang memiliki kepentingan yang jelas, serta mampu mendisiplinkan masyarakat dengan membiasakan diri menggunakan masker dan protokol kesehatan,” jelasnya di Denpasar, Senin (18/5/2020).
Dengan pelaksanaan PKM yang telah berlangsung selama empat hari ini, pihaknya melihat secara umum gangguan kamtibmas alami penurunan, di mana masyarakat berperan serta memastikan bahwa semua disiplin dalam mengikuti arahan pemerintah.
“Prinsipnya adalah dari awal sudah kita jelaskan bahwa Polri dalam hal ini sangat mendukung. Dan saat Kepolisian RI sudah melaksanakan kegiatan operasi ketupat dan aman nusa, kami ada beberapa pos penyekatan dan pos pengamanan di empat titik lokasi,” jelasnya
Jansen memastikan bahwa Polri yang bersinergi dengan Pemkot Denpasar telah melaksanakan tugas dengan baik. Sehingga, dari kegiatan ini diharapkan memastikan masyarakat disiplin serta dapat meminimalisir keresahan di masyarakat.
“Diharapkan masyarakat memahami makna PKM ini adalah untuk mendisiplinkan masyarakat dalam mencegah covid 19. Karena hanya dengan bergotong royong atau bekerja sama seluruh elemen masyarakat wabah Covid-19 ini dapat kita atasi bersama,” paparnya.
Jansen Avitus Pandjaitan menjelaskan bahwa pelaksanaan PKM di Kota Denpasar bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat selama penanganan Covid-19. Sehingga masyarakat mulai terbiasa, khususnya dalam penggunaan masker, social distancing dan penerapan protokol kesehatan.
“Kita harus memastikan bahwa masyarakat yang berlalu lalang memiliki kepentingan yang jelas, serta mampu mendisiplinkan masyarakat dengan membiasakan diri menggunakan masker dan protokol kesehatan,” jelasnya di Denpasar, Senin (18/5/2020).
Dengan pelaksanaan PKM yang telah berlangsung selama empat hari ini, pihaknya melihat secara umum gangguan kamtibmas alami penurunan, di mana masyarakat berperan serta memastikan bahwa semua disiplin dalam mengikuti arahan pemerintah.
“Prinsipnya adalah dari awal sudah kita jelaskan bahwa Polri dalam hal ini sangat mendukung. Dan saat Kepolisian RI sudah melaksanakan kegiatan operasi ketupat dan aman nusa, kami ada beberapa pos penyekatan dan pos pengamanan di empat titik lokasi,” jelasnya
Jansen memastikan bahwa Polri yang bersinergi dengan Pemkot Denpasar telah melaksanakan tugas dengan baik. Sehingga, dari kegiatan ini diharapkan memastikan masyarakat disiplin serta dapat meminimalisir keresahan di masyarakat.
“Diharapkan masyarakat memahami makna PKM ini adalah untuk mendisiplinkan masyarakat dalam mencegah covid 19. Karena hanya dengan bergotong royong atau bekerja sama seluruh elemen masyarakat wabah Covid-19 ini dapat kita atasi bersama,” paparnya.
Lihat Juga :