Kemenhan Luncurkan Dua Kapal Angkut Tank Produksi dalam Negeri
Rabu, 03 Maret 2021 - 20:26 WIB
loading...
A
A
A
Dalam sambutannya, Perwira Tinggi peraih Adhi Makayasa Akademi Angkatan Udara Tahun 1988 tersebut menyampaikan bahwa pembangunan Kapal Angkut Tank ke-8 dan ke-9 ini merupakan wujud kontribusi Kemenhan dalam mendukung kemandirian industri pertahanan dalam negeri.
Diharapkan pada akhirnya dapat meningkatkan laju perekonomian bangsa dan kesejahteraan rakyat indonesia khususnya, untuk melewati masa krisis resesi dunia dan kontraksi ekonomi nasional akibat pandemi global COVID-19.
Marsdya Donny mengharapkan agar industri pertahanan dalam negeri, dalam hal ini galangan kapal nasional dapat meningkatkan kemampuan untuk mampu berkompetisi di pasar global. Yakni melalui peningkatan kapasitas produksi, manajemen, serta teknologi modern agar mampu bersaing dengan kompetitor luar negeri.
"Kami harapkan kehadiran kedua kapal ini akan meningkatkan performa pelaksanaan tugas-tugas TNI Angkatan Laut. Untuk itu, kapal-kapal baru ini pada saat bertugas nanti agar diisi oleh sumber daya manusia yang tangguh terseleksi melalui tata kelola sumber daya manusia yang baik. Sehingga pengoperasian sekaligus perawatan kapal ini dapat dilakukan secara optimal, disertai dengan manajemen yang tepat agar dapat menjalankan fungsi pangkalan dengan baik dalam hal pemeliharaan serta perawatan. "Jadi kapal-kapal angkut tank ini dapat beroperasi secara berkesinambungan," kata dia.
Acara Peluncuran Kapal ditandai dengan penekanan tombol sirine Kasal Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Kabaranahan Kemenhan RI Marsda TNI Yusuf Jauhari, dan Komisaris PT Bandar Abadi Stanly Rojali, yang dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara. Sedangkan prosesi Shipnaming (Penamaan) KRI AT-8 dan AT-9 diawali dengan pemotongan pitakendi Vero Yudo Margono selaku Ibu kandung kapal yang didampingi Sjeicha Yusuf Jauhari beserta Direktur PT Bandar Abadi Marslina Simanjuntak. Kemudian dilanjutkan dengan peluncuran KRI Teluk Wondama-527.
Diharapkan pada akhirnya dapat meningkatkan laju perekonomian bangsa dan kesejahteraan rakyat indonesia khususnya, untuk melewati masa krisis resesi dunia dan kontraksi ekonomi nasional akibat pandemi global COVID-19.
Marsdya Donny mengharapkan agar industri pertahanan dalam negeri, dalam hal ini galangan kapal nasional dapat meningkatkan kemampuan untuk mampu berkompetisi di pasar global. Yakni melalui peningkatan kapasitas produksi, manajemen, serta teknologi modern agar mampu bersaing dengan kompetitor luar negeri.
"Kami harapkan kehadiran kedua kapal ini akan meningkatkan performa pelaksanaan tugas-tugas TNI Angkatan Laut. Untuk itu, kapal-kapal baru ini pada saat bertugas nanti agar diisi oleh sumber daya manusia yang tangguh terseleksi melalui tata kelola sumber daya manusia yang baik. Sehingga pengoperasian sekaligus perawatan kapal ini dapat dilakukan secara optimal, disertai dengan manajemen yang tepat agar dapat menjalankan fungsi pangkalan dengan baik dalam hal pemeliharaan serta perawatan. "Jadi kapal-kapal angkut tank ini dapat beroperasi secara berkesinambungan," kata dia.
Acara Peluncuran Kapal ditandai dengan penekanan tombol sirine Kasal Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Kabaranahan Kemenhan RI Marsda TNI Yusuf Jauhari, dan Komisaris PT Bandar Abadi Stanly Rojali, yang dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara. Sedangkan prosesi Shipnaming (Penamaan) KRI AT-8 dan AT-9 diawali dengan pemotongan pitakendi Vero Yudo Margono selaku Ibu kandung kapal yang didampingi Sjeicha Yusuf Jauhari beserta Direktur PT Bandar Abadi Marslina Simanjuntak. Kemudian dilanjutkan dengan peluncuran KRI Teluk Wondama-527.
(nth)
Lihat Juga :