Stok Darah di PMI Menipis, Ratusan Personel Brimob Lakukan Donor
Rabu, 03 Maret 2021 - 12:44 WIB
loading...
Ratusan personel Korps Brimob Polri Kelapa Dua, mendonorkan darah dan plasma konvalesen di Gedung Pratidina, Mako Brimob, Cimanggis, Kota Depok, Rabu (3/3/2021). Foto: R Ratna Purnama/SINDOnews
A
A
A
DEPOK - Ratusan personel Korps Brimob Polri Kelapa Dua, mendonorkan darah dan plasma konvalesen dibantu petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta dan Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) di Gedung Pratidina, Mako Brimob, Cimanggis, Kota Depok
Ketua Umum Pengurus Besar PDDI, Komjen Pol (P) Adang Daradjatun mengatakan, kegiatan donor ini untuk kepentingan seluruh masyarakat. Adang pun mengaku bangga dengan kesigapan pasukan Brimob terkait ketersediaan darah yang menipis semenjak pandemi.
"Saya sangat bangga dengan Korps Brimob secara tanggap setelah adanya masalah yang berhubungan dengan kekurangan darah di beberapa daerah karena adanya Covid-19, Brimob terdepan memberikan bantuan," katanya di Depok, Rabu (3/3/2021). Baca juga: PMI dan Perempuan Jenggala Gelar Donor Darah dan Pengambilan Sampel Plasma Konvalesen
Dari hasil donor pasukan Brimob didapat sekitar 250 kantong darah. Selain itu beberapa penyintas dari Brimob juga mendonasikan plasma darah konvalesennya.
"Hari ini sekitar 250 pada hari ini, kemudian delapan kantong untuk plasma. Ini terus berlanjut ya," tambahnya. Baca juga:Bank DKI Hibahkan Mobil Unit Donor Darah kepada PMI DKI Jakarta
Di tempat yang sama, Kabid Pengembangan Sumber Daya Pengurus PMI DKI Jakarta, Syarifudin mengatakan, persediaan darah di PMI saat ini jauh dari kata cukup. Biasanya persediaan darah mencapai 1.000 kantong labu, kini hanya 150 saja.
"Biasanya perhari 1.000-15.00 kantong, kita hanya mampu menghimpun 150 sampai 200 kantong dan ini sudah barang tentu masih jauh kekurangan. Makanya dengan ada kegiatan di Mako Brimob, ini sangat membantu kebutuhan darah di DKI Jakarta yang kurang lebih kebutuhannya sehari 1.000 kantong," katanya.
Sedangkan untuk kebutuhan plasma konvalesen diperlukan sebanyak 50 kantong per hari. Permintaan itu berasal dari seluruh wilayan Jakarta dan sekitarnya.
"Setiap harinya saat ini hampir 50 kantong yang diminta beberapa Rumah Sakit, baik di Jakarta maupun yang berada di luar Jakarta," tuturnya. Baca juga: Putra Nababan: Donor Darah Saat Pandemi, Gotong Royong Kemanusiaan
Sementara itu Kabid Kesjas Korbrimob Polri, Kombes Pol Dr Djarot Wibowo mengatakan, kegiatan donor darah ini memang rutin dilakukan. Hanya saja untuk donor plasma konvalesen memang pertama kali dilakukan di Brimob.
"Iya ini perdana (donor plasma konvalesen), kami sudah punya konsep membentuk Satgas Plasma Konvalesen Korbrimob Polri. Kebetulan penyintas di Mako Korbrimob ini cukup banyak. Kemarin kami menskrining kurang lebih dua puluh, yang memenuhi persyaratan secara teknis ada delapan, jadi hari ini ada delapan," katanya.
Ketua Umum Pengurus Besar PDDI, Komjen Pol (P) Adang Daradjatun mengatakan, kegiatan donor ini untuk kepentingan seluruh masyarakat. Adang pun mengaku bangga dengan kesigapan pasukan Brimob terkait ketersediaan darah yang menipis semenjak pandemi.
"Saya sangat bangga dengan Korps Brimob secara tanggap setelah adanya masalah yang berhubungan dengan kekurangan darah di beberapa daerah karena adanya Covid-19, Brimob terdepan memberikan bantuan," katanya di Depok, Rabu (3/3/2021). Baca juga: PMI dan Perempuan Jenggala Gelar Donor Darah dan Pengambilan Sampel Plasma Konvalesen
Dari hasil donor pasukan Brimob didapat sekitar 250 kantong darah. Selain itu beberapa penyintas dari Brimob juga mendonasikan plasma darah konvalesennya.
"Hari ini sekitar 250 pada hari ini, kemudian delapan kantong untuk plasma. Ini terus berlanjut ya," tambahnya. Baca juga:Bank DKI Hibahkan Mobil Unit Donor Darah kepada PMI DKI Jakarta
Di tempat yang sama, Kabid Pengembangan Sumber Daya Pengurus PMI DKI Jakarta, Syarifudin mengatakan, persediaan darah di PMI saat ini jauh dari kata cukup. Biasanya persediaan darah mencapai 1.000 kantong labu, kini hanya 150 saja.
"Biasanya perhari 1.000-15.00 kantong, kita hanya mampu menghimpun 150 sampai 200 kantong dan ini sudah barang tentu masih jauh kekurangan. Makanya dengan ada kegiatan di Mako Brimob, ini sangat membantu kebutuhan darah di DKI Jakarta yang kurang lebih kebutuhannya sehari 1.000 kantong," katanya.
Sedangkan untuk kebutuhan plasma konvalesen diperlukan sebanyak 50 kantong per hari. Permintaan itu berasal dari seluruh wilayan Jakarta dan sekitarnya.
"Setiap harinya saat ini hampir 50 kantong yang diminta beberapa Rumah Sakit, baik di Jakarta maupun yang berada di luar Jakarta," tuturnya. Baca juga: Putra Nababan: Donor Darah Saat Pandemi, Gotong Royong Kemanusiaan
Sementara itu Kabid Kesjas Korbrimob Polri, Kombes Pol Dr Djarot Wibowo mengatakan, kegiatan donor darah ini memang rutin dilakukan. Hanya saja untuk donor plasma konvalesen memang pertama kali dilakukan di Brimob.
"Iya ini perdana (donor plasma konvalesen), kami sudah punya konsep membentuk Satgas Plasma Konvalesen Korbrimob Polri. Kebetulan penyintas di Mako Korbrimob ini cukup banyak. Kemarin kami menskrining kurang lebih dua puluh, yang memenuhi persyaratan secara teknis ada delapan, jadi hari ini ada delapan," katanya.
(mhd)
Lihat Juga :