BPBD Kabupaten Bekasi Sebut 5.362 Warga Masih Mengungsi Akibat Banjir

Kamis, 25 Februari 2021 - 17:09 WIB
loading...
BPBD Kabupaten Bekasi...
BPBD Kabupaten Bekasi menyatakan masih ada ribuan orang mengungsi dan tinggal di tempat pengungsian akibat banjir.Foto/SINDOnews/Ilustrasi/Abdullah M Surjaya
A A A
BEKASI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi menyatakan masih ada ribuan orang mengungsi dan tinggal di tempat pengungsian akibat banjir besar yang merendam tempat tinggal mereka. Selain masih terendam banjir, mereka khawatir adanya banjir susulan.

"Hingga Kamis (25/2/2021) sore, warga yang masih mengungsi dan tinggal di posko pengungsian sebanyak 5.362 orang," ungkap Kepala BPBD Kabupaten Bekasi, Henry Lincoln kepada SINDOnews. Sebelumnya, warga yang mengungsi tercatat sebanyak 37.792 orang.

Menurut dia, kondisi menyurutnya banjir di beberapa wilayahnya membuat warga mulai kembali ke tempat tinggalnya dari tempat pengungsian. Namun, sebagian warga masih bertahan mengingat kondisi rumahnya yang hancur tergerus air maupun masih takut adanya banjir susulan.

Adapun wilayah yang masih terendam berada di Desa Karangsegar dengan ketinggian air 30-50 cm dengan jumlah KK yang terdampak sebanyak 896 KK dan sebanyak 4.225 orang masih tinggal di pengungsian. Desa Sumberreja jumlah KK yang terdampak 1660 KK dan jumlah pengungsi 150 orang. Baca: Pak Bupati! Sudah 1 Bulan Ini Permukiman Warga Muaragembong Direndam Banjir

Kemudian Desa Karangharja ketinggian air mulai dari 20-40 cm dan 150 KK yang terdampak dengan jumlah warga yang masih mengungsi sebanyak 987 orang. Kemudian Desa Bantarsari dengan ketinggian air masih 50 centimeter dengan jumlah pengungsi sekitar 400 orang sebagian sudah mulai kembali kerumah.

Henri menjelaskan, ratusan warga yang masih mengungsi tersebut lantaran banjir yang merendam akibat debit air Kali Cibuntu meluap hingga berdampak banjir di pemukiman warga dan disekitaran area lahan pertanian."Pengungsi itu kita evakuasi dari tempat tinggalnya menggunakan perahu," ujarnya.

Untuk diketahui, selain jebolnya sungai Citarum, secara umum banjir di Kabupaten Bekasi juga disebabkan hujan intensitas tinggi dan meluapnya sejumlah sungai seperti Cibeet, Kali Bekasi, Kali Ciherang, Kali Cilemahabang dan lainnya hingga sempat merendam 147 titik di 162 Desa/Keluarahan di 19 Kecamatan.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Raih 6 Penghargaan TJSLP/CSR Awards 2026 dari Pemkab Bekasi
Rumah Katon Bagaskara...
Rumah Katon Bagaskara Terendam Banjir, Desak Pramono Anung Bertindak
Meksiko Akan Tenggelam...
Meksiko Akan Tenggelam Lebih Cepat Dibanding Negara Lain di Dunia
Rekomendasi
Gus Lilur Usulkan Mahfud...
Gus Lilur Usulkan Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Masuk Kabinet Prabowo
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
9 Jam Diperiksa KPK,...
9 Jam Diperiksa KPK, Bobby Rizaldi Dukung Penegakan Hukum Kasus Muara Enim
Berita Terkini
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
Ledakan Bom Sisa Perang...
Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua, 9 Tewas, 6 Luka-luka
Infografis
5 Makanan yang Bisa...
5 Makanan yang Bisa Atasi Stres Akibat Kesepian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved