Konflik Memanas, Wali Kota Tegal Laporkan Wakilnya ke Polda Jateng
Kamis, 25 Februari 2021 - 17:15 WIB
loading...
Wakil Wali Kota Tegal, Muhammad Jumadi di depan kantornya yang terkunci, Selasa (23/2/2021). Foto/iNews TV/Yunibar
A
A
A
SEMARANG - Konflik antara Wali Kota Tegal , Dedy Yon Supriyono dengan Wakil Wali Kota Tegal , Muhammad Jumadi semakin memanas. Bahkan Dedy melaporkan wakilnya ke Polda Jateng terkait dugaan rekayasa kasus dan pencemaran nama baik.
Baca juga: Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Tersangka Kasus Dangdutan, Ganjar: Terima Kasih Polda
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo merespon serius persoalan itu. Dia memerintahkan dua pimpinan di Kota Tegal untuk menghentikan hal-hal yang tidak baik tersebut.
Baca juga: Gawat, Rendaman Banjir di Kawasan Genuk Semarang Makin Tinggi
"Saya minta hentikan. Jangan lapor-lapor lah, menurut saya wong itu Wali Kota dan Wakil ya. Enggak tahu yang benar yang mana, tapi mereka dulu majunya bareng-bareng dan sudah terpilih, akan lebih baik kalau keduanya duduk. Duduk, rembugan, bicara apa yang sebenarnya terjadi," katanya di Semarang, Kamis (25/2/2021).
Ganjar mengatakan sudah mengajak komunikasi kedua pihak. Mereka diminta menghentikan kekisruhan dan mengajak keduanya ngobrol bersama.
"Kalau tersebar keluar nanti jadi ramai, belum lagi kalau ada kelompok lain yang ingin naik ke isu ini dengan segala kepentingannya. Itu akan jadi runyam," tegasnya.
Kalau sudah terjadi seperti itu, maka yang rugi adalah rakyat. Pelayanan publik pasti terganggu dan isu yang beredar jadi tidak baik.
"Ini nanti akan menjadi tidak baik. Saya minta hentikan, kembali duduk bareng-bareng. Kalau butuh bisa komunikasi dengan saya. Saya proaktif komunikasi dengan keduanya, mudah-mudahan bisa mereda," ucapnya.
Baca juga: Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Tersangka Kasus Dangdutan, Ganjar: Terima Kasih Polda
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo merespon serius persoalan itu. Dia memerintahkan dua pimpinan di Kota Tegal untuk menghentikan hal-hal yang tidak baik tersebut.
Baca juga: Gawat, Rendaman Banjir di Kawasan Genuk Semarang Makin Tinggi
"Saya minta hentikan. Jangan lapor-lapor lah, menurut saya wong itu Wali Kota dan Wakil ya. Enggak tahu yang benar yang mana, tapi mereka dulu majunya bareng-bareng dan sudah terpilih, akan lebih baik kalau keduanya duduk. Duduk, rembugan, bicara apa yang sebenarnya terjadi," katanya di Semarang, Kamis (25/2/2021).
Ganjar mengatakan sudah mengajak komunikasi kedua pihak. Mereka diminta menghentikan kekisruhan dan mengajak keduanya ngobrol bersama.
"Kalau tersebar keluar nanti jadi ramai, belum lagi kalau ada kelompok lain yang ingin naik ke isu ini dengan segala kepentingannya. Itu akan jadi runyam," tegasnya.
Kalau sudah terjadi seperti itu, maka yang rugi adalah rakyat. Pelayanan publik pasti terganggu dan isu yang beredar jadi tidak baik.
"Ini nanti akan menjadi tidak baik. Saya minta hentikan, kembali duduk bareng-bareng. Kalau butuh bisa komunikasi dengan saya. Saya proaktif komunikasi dengan keduanya, mudah-mudahan bisa mereda," ucapnya.
Lihat Juga :