Ketua DPRD Kendal Salurkan Bantuan PKB untuk Penyandang Tuna Netra
Senin, 18 Mei 2020 - 15:45 WIB
loading...
Ketua DPRD Kendal H Muhammad Makmun mengunjungi klinik pijat tunanetra dan membagikan sembako untuk masyarakat terdampak COVID-19. FOTO/Istimewa
A
A
A
KENDAL - Sukiza sedang membaca Alquran braile di ruang tengah saat Ketua DPC PKB yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kendal H Muhammad Makmun mengetuk pintu depan klinik tuna netra milik Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Kendal, Sabtu (16/5/2020) sore. Pria penyandang tuna netra itu berjalan menyusuri dinding menuju ruang depan untuk membukakan pintu.
Mengetahui tuan rumah kesulitan, Makmun membuka sendiri pintu yang memang tidak dikunci. Mendekat ke arah Sukiza, makmun menyampaikan maksud kedatangannya. Kemudian dengan dibantu H Yusuf, Ketua Fraksi PKB DPRD Kendal, Sukiza dituntun ke ruang tamu.
"Maaf, Pak Ketua baru saja pulang dari sini. Seharian beliau di kantor," kata seorang ibu yang membantu mengurus keperluan kantor DPC Pertuni yang juga menjadi tempat Sukiza biasanya praktik klinik pijat tuna netra.(Baca juga: Bantuan Benih Ikan Ini untuk Ketahanan Pangan )
Sementara Sukiza menelepon Mahendra, Ketua Pertuni, H Yusuf berbisik jika memang sang ketua sudah pulang tidak apa-apa dan dirinya minta izin untuk membagikan bingkisan sembako untuk disampaikan ke para anggotanya.
Menurut Makmun, kedatangannya ke klinik pijat Pertuni memang spontan dan tanpa pemberitahuan lebih dulu. Dirinya sengaja datang untuk melihat langsung kondisi para penyandang disabilitas ini terutama di tengah pandemi COVID-19.
"Sekalian membagikan sembako dari teman-teman anggota dewan dan pengurus PKB, termasuk ada titipan dari ketua umum kami, Gus Muhaimin Iskandar," katanya.
Tanpa rasa canggung lagi, Sukiza menceritakan kondisi dirinya dan teman-temannya di klinik tuna netra. Dikatakannya, pendapatannya menurun drastis sejak adanya pandemi virus corona. Saat ini teman-temannya sebagian pulang ke rumah masing-masing.
Mengetahui tuan rumah kesulitan, Makmun membuka sendiri pintu yang memang tidak dikunci. Mendekat ke arah Sukiza, makmun menyampaikan maksud kedatangannya. Kemudian dengan dibantu H Yusuf, Ketua Fraksi PKB DPRD Kendal, Sukiza dituntun ke ruang tamu.
"Maaf, Pak Ketua baru saja pulang dari sini. Seharian beliau di kantor," kata seorang ibu yang membantu mengurus keperluan kantor DPC Pertuni yang juga menjadi tempat Sukiza biasanya praktik klinik pijat tuna netra.(Baca juga: Bantuan Benih Ikan Ini untuk Ketahanan Pangan )
Sementara Sukiza menelepon Mahendra, Ketua Pertuni, H Yusuf berbisik jika memang sang ketua sudah pulang tidak apa-apa dan dirinya minta izin untuk membagikan bingkisan sembako untuk disampaikan ke para anggotanya.
Menurut Makmun, kedatangannya ke klinik pijat Pertuni memang spontan dan tanpa pemberitahuan lebih dulu. Dirinya sengaja datang untuk melihat langsung kondisi para penyandang disabilitas ini terutama di tengah pandemi COVID-19.
"Sekalian membagikan sembako dari teman-teman anggota dewan dan pengurus PKB, termasuk ada titipan dari ketua umum kami, Gus Muhaimin Iskandar," katanya.
Tanpa rasa canggung lagi, Sukiza menceritakan kondisi dirinya dan teman-temannya di klinik tuna netra. Dikatakannya, pendapatannya menurun drastis sejak adanya pandemi virus corona. Saat ini teman-temannya sebagian pulang ke rumah masing-masing.
Lihat Juga :