PSBB Malang Raya, Puluhan Pedagang Pasar Jalani Rapid Test
Senin, 18 Mei 2020 - 14:09 WIB
loading...
A
A
A
Husnul menyebutkan, tes cepat ini sangat penting dilakukan di lingkungan pasar tradisional, karena pasar tradisional menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Meskipun sudah ada pembatasan, namun jumlah warga yang datang ke pasar juga tetap tinggi.
"Tes cepat juga penting sebagai deteksi dini dan pencegahan penularan COVID-19 . Apabila hasilnya reaktif, bisa langsung ditindaklanjuti dengan tes swab. Meskipun hasil tes cepatnya tidak reaktif, masyarakat tetap diminta waspada dengan menerapkan protokol kesehatan," terangnya.
![PSBB Malang Raya, Puluhan Pedagang Pasar Jalani Rapid Test]()
Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang, Wahyu Setianto mengatakan, tes cepat untuk para pedagang ini akan dilakukan secara bertahap di pasar-pasar tradisional lainnya, mengingat pasar selalu menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Di Kota Malang, terdapat 26 pasar tradisional. Jumlah pedagangnya mencapai sekitar enam ribu orang. Yang terbanyak ada di PBM, yang mencapai sekitar tiga ribu orang pedagang. Namun jumlah pedagang yang aktif di PBM hanya sekitar 1.500 orang.
"Tes cepat juga penting sebagai deteksi dini dan pencegahan penularan COVID-19 . Apabila hasilnya reaktif, bisa langsung ditindaklanjuti dengan tes swab. Meskipun hasil tes cepatnya tidak reaktif, masyarakat tetap diminta waspada dengan menerapkan protokol kesehatan," terangnya.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang, Wahyu Setianto mengatakan, tes cepat untuk para pedagang ini akan dilakukan secara bertahap di pasar-pasar tradisional lainnya, mengingat pasar selalu menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Di Kota Malang, terdapat 26 pasar tradisional. Jumlah pedagangnya mencapai sekitar enam ribu orang. Yang terbanyak ada di PBM, yang mencapai sekitar tiga ribu orang pedagang. Namun jumlah pedagang yang aktif di PBM hanya sekitar 1.500 orang.
Lihat Juga :