Gubernur Kalteng Tinjau Peternakan dan Infrastruktur Sukamara Ranch

Selasa, 23 Februari 2021 - 21:16 WIB
loading...
Gubernur Kalteng Tinjau...
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran saat melakukan peninjauan di Sukamara Ranch, Kabupaten Sukamara, Selasa (23/02/2021).
A A A
SUKAMARA - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran melakukan peninjauan di Sukamara Ranch, Kabupaten Sukamara, Selasa (23/02/2021). Ia mengatakan pada kunjungan kerjanya di Kabupaten Sukamara kali ini, selain meninjau kawasan peternakan, juga meninjau infrastruktur di Daerah Barat Kalteng diantaranya Kotawaringin Barat dan Sukamara.

Sugianto Sabran berkomitmen akan terus mendukung dan berkontribusi terhadap program Pemerintah Pusat yang mempercayakan Food Estate di Kalteng. Ia juga berkomitmen akan membantu Sukamara Ranch dari segi pendanaan.

“Saya menginginkan peternakan sapi di Sukamara Ranch ini menjadi proyek percontohan secara Nasional. Pada Maret mendatang, saya dan Bupati Sukamara akan menemui Menteri Pertanian, berharap agar peternakan sapi di Sukamara Ranch nantinya akan membantu menyuplai kebutuhan daging bagi daerah di luar Kalteng,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalteng Sunarti mengatakan Sukamara Ranch meskipun dikembangan secara pribadi oleh Pengusaha asal Kalteng sendiri, peternakan ini terintegrasi dengan pengembangan sapi sawit. Sukamara Ranch merupakan perluasan dari PT Sulung Ranch.

“Tentunya dengan adanya Sukamara Ranch ini kita dapat terbantu untuk pemenuhan stok daging Nasional,” ucapnya.

“Tadi disampaikan Pak Gubernur pada saat Menteri Pertanian melakukan kunjungan ke Sukamara Ranch kemarin kita diminta untuk mengirim ternak sebanyak 10.000 ekor ke DKI Jakarta, yang nanti ditindaklanjuti dengan MOU dengan Pemprov DKI,” katanya.

Dia mengatakan sapi yang diternakan di Sukamara Ranch diantaranya Brahman Cross, sapi Bali dan sapi-sapi peranakan lainnya.

“Kita memiliki Peraturan Gubernur Integrasi Sapi Sawit pada 2018, dan tahun ini dari Peraturan Gubernur ditingkatkan menjadi Peraturan Daerah. Dari Peraturan Daerah sudah bisa mengikat bahwa perusahaan besar perkebunan wajib memelihara sapi,” tuturnya.

“Bisa dia sendiri, bisa dengan sistem plasma. Katakanlah dia tidak punya plasma sawitnya, tapi bisa plasma ternaknya. Tentunya dengan demikian, populasi sapi Kalteng akan bertambah dan bisa mencukupi daging secara Nasional,” ujarnya. Hj. Sunarti berharap Kalteng bisa sebagai salah satu penghasil daging untuk Nasional.

Hadir secara khusus Anggota DPR RI Dapil Kalteng Agustiar Sabran, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Prov. Kalteng Ivo Sugianto Sabran, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Prov. Kalteng Shalahuddin, Kepala Dinas Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Prov. Kalteng Ermal Subhan, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Prov. Kalteng Sri Widanarni, Kepala Biro Umum Setda Kalteng Lisda Arriyana dan Plt. Kepala Dinas Sosial Prov. Kalteng Rian Tangkudung, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Prov. Kalteng Ahmad Syaifudi. (CM)
(atk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wujudkan Ketahanan Pangan,...
Wujudkan Ketahanan Pangan, Food Estate Wanam Papua Selatan Tak Terkait Film Pesta Babi
Halo Dayak HRX Kalteng...
Halo Dayak HRX Kalteng Menggila di Semarang! Dua Mobil, Dua Podium di Kejurnas Offroad 2026
Pemprov Kalteng Percepat...
Pemprov Kalteng Percepat Legalitas Tambang Rakyat, Wagub Edy Pratowo Dorong Aturan Lebih Sederhana
Jelang Idulfitri, Pemprov...
Jelang Idulfitri, Pemprov Kalteng Salurkan Banpres dan KHBS untuk 205 Ribu Warga
Pemprov Kalteng Tanggung...
Pemprov Kalteng Tanggung Iuran BPJS Kesehatan 650.000 Warga Tidak Mampu
Pembangunan Dermaga...
Pembangunan Dermaga Logistik PSN Wanam Capai 93%, Ditargetkan Operasi Maret 2026
Komisi IV DPR Sebut...
Komisi IV DPR Sebut PSN Wanam Harus Tetap Jalan untuk Wujudkan Ketahanan Pangan
Bangun Food Estate,...
Bangun Food Estate, Airlangga Sebut Tanah Merauke Lebih Baik dari Australia
Dorong Peternakan Berkelanjutan,...
Dorong Peternakan Berkelanjutan, Climate Smart Farm Siap Dibangun
Rekomendasi
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Berita Terkini
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved