Awas, 65 Titik Panas Terdeteksi di Riau, Warga Mulai Cemas Munculnya Kabut Asap

Senin, 22 Februari 2021 - 18:15 WIB
loading...
Awas, 65 Titik Panas...
Sebanyak 65 titik panas terdeteksi di wilayah Riau. Foto/Ilustrasi
A A A
PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali melanda Provinsi Riau. Kabut asap pun mulai dirasakan warga. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, menyebut, di Provinsi Riau terdeteksi sebanyak 65 titik panas (hot spot).

Baca juga: Hutan Bandara Internasional Hang Nadim Batam Terbakar

Dengan jumlah itu, Riau menempati daerah terbanyak hot spot dibanding dengan provinsi lain di Pulau Sumatera. "Hari ini, Riau, terpantau 65 hot spot yang terpantau di enam kabupaten," kata Staf Analisis BMKG Pekanbaru, Yasir Pramuna, Senin (22/2/2021).



Enam daerah yang terpantau hot spot adalah Kabupaten Bengkalis, 18 titik, Kepulauan Meranti satu titik, Rokan Hilir empat titik, Indragiri Hilir satu titik Pelalawan 32 titik, dan Kota Dumai tujuh titik. "Untuk Pulau Sumatera, totalnya ada 126 hot spot ," imbuhnya.

Baca juga: Medan Gempar, Wanita Muda Berkulit Mulus Mengenakan Pakaian Loreng Macan Tewas Misterius

Terkait keresahan warga, BMKG menyebut bahwa kemungkinan yang muncul saat ini adalah asap . "Kalau dilihat dari arah angin, bisa jadi dari lokasi (kebakaran) yang di Rokan Hilir, Dumai, dan Bengkalis," imbuh Yasir Pramuna.

Warga Pekanbaru, Mirna mengaku resah adanya kebakaran . Bahkan kabut asap sudah mulai dirasakan. "Tadi asap sudah mulai muncul, kita minta pemerintah serius menangani Karhutla ," keluh Mirna. Baca juga: TTS Gempar, Belasan Warga Diterjang Banjir Bandang Saat Gotong Jenazah

Hal senada juga diungkapkan Idon. Sarga Panam, Pekanbaru tersebut, mengaku mulai resah dengan munculnya kabut asap yang diduga akibat adanya kebakaran hutan dan lahan . "Tadi bau asap sangat terasa," keluhnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
15 Ribu Hektare Lahan...
15 Ribu Hektare Lahan Hangus Akibat Karhutla di Aceh dan Riau
Hadapi Kemarau 2026,...
Hadapi Kemarau 2026, Polda Sumsel Gandeng APHI Perkuat Pencegahan Karhutla
Angin Kencang Terjang...
Angin Kencang Terjang Klaten, Karhutla Muncul di Nunukan
Gelar Riau Bhayangkara...
Gelar Riau Bhayangkara Run 2026, Kapolda Ajak Masyarakat Bangun Kesadaran Ekologis
Yorrys Raweyai Soroti...
Yorrys Raweyai Soroti Eksploitasi Hutan di Tanah Papua dan Dorong Pembentukan Pansus
El Nino Diprediksi Mulai...
El Nino Diprediksi Mulai Pertengahan 2026, BMKG: Waspada Potensi Karhutla
Kolaborasi dan Deteksi...
Kolaborasi dan Deteksi Dini Hadapi Ancaman Karhutla 2026
Rekomendasi
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Blunder Kiper, Meksiko...
Blunder Kiper, Meksiko Tundukkan Korea Selatan di Piala Dunia 2026
Film Tanah Runtuh Karya...
Film Tanah Runtuh Karya Denny Siregar Soroti Konflik Poso dan Ikatan Keluarga
Berita Terkini
Aksi Perampokan di Menteng,...
Aksi Perampokan di Menteng, Korban Kritis Akibat 7 Luka Tusuk
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved