Banjir di Priuk Tangerang Capai 2 Meter, UPT Kecamatan Turunkan Belasan Pompa
Sabtu, 20 Februari 2021 - 14:02 WIB
loading...
Ratusan rumah warga di Perumahan Garden City dan Total Persada, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang, terendam banjir cukup parah. Foto/SINDOnews/hasan kurniawan
A
A
A
TANGERANG - Ratusan rumah warga di Perumahan Garden City dan Total Persada, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang, terendam banjir cukup parah. Baca juga: Puluhan Warga Periuk Tangerang Panik Tempat Pengungsian Ikut Terendam Banjir
Kepala UPT Kecamatan Periuk, Syafrizal mengatakan, permukaan air paling tinggi mencapai 2 meter. Warga pun diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati. "Ya, parah nih. Air sudah rata dengan tanggul. Titik tertinggi mencapai 2 meter," ujar Syafrizal, kepada wartawan di lokasi banjir, Minggu (20/2/2021). Baca juga: BMKG Minta Masyarakat Jabodetabek Waspadai Potensi Hujan Lebat pada 23-24 Februari 2021
Dilanjutkan dia, banjir terjadi karena luapan Air Sungai Leduk dan intensitas hujan yang tinggi dari semalam hingga pagi tadi. Sehingga air meluap keluar. "Intensitas hujan tinggi berlangsung selama 4 jam. Dari jam 2 sampai jam 6. Kemudian ada tanggul linpas (meluap) sehingga air kemana-mana," paparnya. Baca juga: Jalan Ciledug Indah I Terputus Akibat Banjir, Pemkot Tangerang Buat Jembatan Apung
Terpisah, Kasubag TU UPT Periuk BPBD Kota Tangerang Kamaludin Azizi mengatakan, pihaknya sudah menyalakan pompa air di kawasan itu. "Ya, kami sudah turunkan pompa. Ada banyak, ada belasan pompanya yang sudah kami nyalakan. Semoga air cepat surut," pungkas Kamaludin.
Kepala UPT Kecamatan Periuk, Syafrizal mengatakan, permukaan air paling tinggi mencapai 2 meter. Warga pun diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati. "Ya, parah nih. Air sudah rata dengan tanggul. Titik tertinggi mencapai 2 meter," ujar Syafrizal, kepada wartawan di lokasi banjir, Minggu (20/2/2021). Baca juga: BMKG Minta Masyarakat Jabodetabek Waspadai Potensi Hujan Lebat pada 23-24 Februari 2021
Dilanjutkan dia, banjir terjadi karena luapan Air Sungai Leduk dan intensitas hujan yang tinggi dari semalam hingga pagi tadi. Sehingga air meluap keluar. "Intensitas hujan tinggi berlangsung selama 4 jam. Dari jam 2 sampai jam 6. Kemudian ada tanggul linpas (meluap) sehingga air kemana-mana," paparnya. Baca juga: Jalan Ciledug Indah I Terputus Akibat Banjir, Pemkot Tangerang Buat Jembatan Apung
Terpisah, Kasubag TU UPT Periuk BPBD Kota Tangerang Kamaludin Azizi mengatakan, pihaknya sudah menyalakan pompa air di kawasan itu. "Ya, kami sudah turunkan pompa. Ada banyak, ada belasan pompanya yang sudah kami nyalakan. Semoga air cepat surut," pungkas Kamaludin.
(cip)
Lihat Juga :