Dino Sebut Tanah Petani Teluk Naga Juga Dicaplok Mafia Tanah
Kamis, 18 Februari 2021 - 22:30 WIB
loading...
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal. Foto/Dok/Instagram
A
A
A
JAKARTA - Sindikat mafia tanah yang telah memalsukan sertifikat rumah Zurni Hasyim Djalal, Ibunda Dino Patti Djalal diduga melibatkan sejumlah aktor. Sejauh ini polisi baru menangkap para pemain lapangan, sedangkan aktor lain yang bertindak sebagai dalang dan founder belum tersentuh.
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino menyebut Fredy Kusnadi diduga sebagai dalang di balik kasus ini. Namun, dia menduga, ada yang lebih tinggi lagi perannya. "Jadi si Fredy ini semacam Kolonelnya, mid person. Ada yang lebih tinggi dari dia, ada Jenderalnya," kata Dino.
Seperti diketahui, keluarga Dino Patti Djalal telah melaporkan praktik perampasan sertifikat tanah milik ibunya pada April 2020, November 2020, dan Januari 2021 ke Polda Metro Jaya. Tiga lokasi tanah yang haknya sudah beralih secara tidak sah adalah di kawasan Antasari (Cilandak Barat), Kemang, dan di Cilacap.
Dino berharap polisi bekerja serius untuk mengungkap dan memenjarakan aktor-aktor besar di balik jaringan sindikat atau mafia tanah tersebut. "Sebab sejauh ini, secara umum jarang ada dalang mafia tanah yang (berhasil) diringkus aparat," ujar dia.
Juru Bicara Kepresidenan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini juga mengingatkan, agar polisi berpihak kepada para korban dan tak terbawa oleh sandiwara semacam itu. “Saya harap polisi berpihak pada korban, pada hukum dan pada rakyat. Bukan pada sindikat,” tegasnya. Baca juga: Terbongkar! Begini Modus Mafia Tanah Terhadap Keluarga Dino Patti Djalal
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino menyebut Fredy Kusnadi diduga sebagai dalang di balik kasus ini. Namun, dia menduga, ada yang lebih tinggi lagi perannya. "Jadi si Fredy ini semacam Kolonelnya, mid person. Ada yang lebih tinggi dari dia, ada Jenderalnya," kata Dino.
Seperti diketahui, keluarga Dino Patti Djalal telah melaporkan praktik perampasan sertifikat tanah milik ibunya pada April 2020, November 2020, dan Januari 2021 ke Polda Metro Jaya. Tiga lokasi tanah yang haknya sudah beralih secara tidak sah adalah di kawasan Antasari (Cilandak Barat), Kemang, dan di Cilacap.
Dino berharap polisi bekerja serius untuk mengungkap dan memenjarakan aktor-aktor besar di balik jaringan sindikat atau mafia tanah tersebut. "Sebab sejauh ini, secara umum jarang ada dalang mafia tanah yang (berhasil) diringkus aparat," ujar dia.
Juru Bicara Kepresidenan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini juga mengingatkan, agar polisi berpihak kepada para korban dan tak terbawa oleh sandiwara semacam itu. “Saya harap polisi berpihak pada korban, pada hukum dan pada rakyat. Bukan pada sindikat,” tegasnya. Baca juga: Terbongkar! Begini Modus Mafia Tanah Terhadap Keluarga Dino Patti Djalal
Lihat Juga :