Awali 2021 dengan Tren Positif, PLN UID Jabar Lampaui Target

Kamis, 18 Februari 2021 - 20:11 WIB
loading...
Awali 2021 dengan Tren...
Petugas PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat (UID Jabar) saat akan menjalankan tugas di lapangan. Foto/Ist
A A A
BEKASI - PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat (UID Jabar) membuka tahun 2021 dengan tren positif. Penjualan tenaga listrik pada Januari 2021 naik 8,85% menjadi 4.704,97 GWh (Giga Watt Hour) dibanding Januari 2020.

Baca juga: 12 Tiang Listrik Roboh, PLN UP3 Cikarang Reaksi Cepat Lakukan Penormalan

Pencapaian ini juga melampaui target Januari 2021 yang telah ditentukan, yakni 4,345 GWh. Konsumsi rumah tangga berkontribusi besar dalam peningkatan penjualan listrik PLN UID Jabar pada Januari tahun 2021.

Baca juga: PLN Klaim Proses Pemulihan Listrik Pasca Banjir di Jabar Hampir 100 Persen

General Manager PLN UID Jabar , Agung Nugraha menjelaskan, kondisi itu terjadi karena sebagian besar masyarakat masih beraktivitas di rumah selama pandemi. “Oleh karena itu, meski penjualan tenaga listrik untuk kelompok sosial dan pemerintahan mengalami penurunan, namun untuk rumah tangga naik 29,99% menjadi 2.068,156 GWh dan untuk layanan khusus naik 7,4% menjadi 19,119 GWh,” katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (18/2/2021).

Agung menekankan bahwa hal ini dapat tercapai melalui determinasi tinggi dari PLN UID Jabar untuk dapat mencapai kinerja yang terbaik. “Terlepas dari pandemi COVID-19 yang melanda seluruh wilayah Indonesia termasuk Jawa Barat, PLN UID Jabar terus berkomitmen memberikan kinerja terbaik dengan tetap meningkatkan pelayanan terhadap para pelanggan dan berinovasi melalui aplikasi New PLN Mobile,” ujarnya.

Disamping hasil penjualan tenaga listrik yang meningkat dan melampaui target, PLN UID Jabar juga berhasil membuka tahun 2021 dengan tren positif di beberapa indikator lain, seperti penambahan jumah pelanggan dan jumlah daya tersambung.

Pada Januari 2021, jumlah pelanggan PLN UID Jabar bertambah sebanyak 54.215 pelanggan menjadi 15,222 juta pelanggan, dimana pada Desember 2020 pelanggannya sejumlah 15,167 juta pelanggan.

Kedepan dalam menghadapi tahun 2021, PLN UID Jawa Barat meningkatkan penjualan dan demand tenaga listrik dengan lebih proaktif ke calon pelanggan/ pelanggan, meningkatkan Good Corporate Governance (GCG).

Kemudian meningkatkan layanan kepada pelanggan melalui perkembangan teknologi sehingga pelanggan lebih aware terhadap kemudahan dan kecepatan pelayanan. Salah satunya dengan memaksimalkan aplikasi PLN Mobile dalam melayani pelanggan di Jawa Barat.

Selanjutnya, menurunkan biaya dengan melakukan efisiensi biaya pemeliharaan dan administrasi. Meningkatkan keselamatan ketenagalistrikan di masyarakat melalui peningkatan sosialisasi waspada bahaya listrik dan peningkatan pengelolaan lingkungan hidup.

“Kami berharap dapat terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, inovasi teknologi informasi, meningkatkan penjualan listrik, dan terus berupaya memberikan yang terbaik bagi para pelanggan kami,” imbuh Agung.

Sementara itu, Manajer PLN UP3 Bekasi, Ririn Rachmawardini mengemukakan bahwa capaian target PLN UID Jabar tak terlepas dari peranan daerah. Seperti di wilayah jangkauannya, Bekasi. Penjualan tenaga listrik mengalami kenaikan sebesar 10,23% menjadi 0,31 GWh. “Golongan Rumah Tangga naik 24,56 % menjadi 866.262 pelanggan,” ungkap Ririn.

Begitupula, sambung Ririn, daya tersambung PLN UP3 Bekasi juga mengalami kenaikan 0,33% menjadi 1.972 MVA. “Daya tersambung terbesar berasal dari Rumah Tangga sebesar 1.037 MVA, Bisnis sebesar 421 MVA dan Industri sebesar 393 MVA,” katanya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
Masyarakat Diimbau Jaga...
Masyarakat Diimbau Jaga Jarak Aman 3 Meter dari Jaringan dan Instalasi Listrik
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Sumatera Blackout, AHY:...
Sumatera Blackout, AHY: Sedang Diinvestigasi Permasalahan Utama
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Rekomendasi
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
PMGO 2026 Cetak Rekor...
PMGO 2026 Cetak Rekor Guinness, Lebih dari 1,2 Juta Pendaftar Turnamen
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
Berita Terkini
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved