TNI AD Bantu Pengobatan Korban Bencana Banjir di Manado
Kamis, 18 Februari 2021 - 08:55 WIB
loading...
TNI AD memberikan bantuan logistik dan pengobatan kesehatan kepada korban banjir dan tanah longsor di di Manado. Foto/Ist.
A
A
A
MANADO - TNI AD memberikan bantuan logistik dan pengobatan kesehatan kepada korban banjir dan tanah longsor di di Manado, Sulawesi Utara. Kegiatan sosial lainnya juga dilakukan seperti pengasapan, mendirikan dapur lapangan, serta posko kesehatan untuk pengobatan gratis untuk seluruh korban bencana.
Baca juga: Di Tengah Konflik Papua, Prajurit Kostrad Gagalkan Penyelundupan Ganja Antar Negara
Kegiatan tersebut merupakan perintah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai bentuk kepedulian TNI AD kepada masyarakat yang terdampak bencanaagar dampak bencana cepat berlalu dan pulih seperti sediakala.
Bencana yang terjadi di Manadopada tanggal 16, dan 22 Januari 2021 sangat berdampak bagi seluruh masyarakat karena kerugian materiil setiap korban serta tidak adanya fasilitas publik yang dapat digunakan.
Kakesdam XIII/Merdeka , Kolonel Ckm Ponco Darmono mengatakan pihaknya melakukan tindakan preventif maupun kuratif untuk memberikan bantuan kepada korban pascabencana. Misalnya memeriksa seluruh pengungsi, membagikan masker, dan melaksanakan mobilisasi di area-area pengungsian.
"Untuk tindakan kuratifnya, kami mendirikan pos pengobatan yang didukung oleh empat dokter, delapan perawat, dan tiga tenaga farmasi, serta tiga tenaga untuk mobilisasi," kata Ponco seperti yang diunggah dalam Youtube TNI AD , Kamis (18/2/2021).
Baca juga: Di Tengah Konflik Papua, Prajurit Kostrad Gagalkan Penyelundupan Ganja Antar Negara
Kegiatan tersebut merupakan perintah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai bentuk kepedulian TNI AD kepada masyarakat yang terdampak bencanaagar dampak bencana cepat berlalu dan pulih seperti sediakala.
Bencana yang terjadi di Manadopada tanggal 16, dan 22 Januari 2021 sangat berdampak bagi seluruh masyarakat karena kerugian materiil setiap korban serta tidak adanya fasilitas publik yang dapat digunakan.
Kakesdam XIII/Merdeka , Kolonel Ckm Ponco Darmono mengatakan pihaknya melakukan tindakan preventif maupun kuratif untuk memberikan bantuan kepada korban pascabencana. Misalnya memeriksa seluruh pengungsi, membagikan masker, dan melaksanakan mobilisasi di area-area pengungsian.
"Untuk tindakan kuratifnya, kami mendirikan pos pengobatan yang didukung oleh empat dokter, delapan perawat, dan tiga tenaga farmasi, serta tiga tenaga untuk mobilisasi," kata Ponco seperti yang diunggah dalam Youtube TNI AD , Kamis (18/2/2021).
Lihat Juga :