Pasien COVID-19 di KBB Turun, Bed di 3 RSUD Banyak yang Kosong
Rabu, 17 Februari 2021 - 12:59 WIB
loading...
Tempat perawatan bagi pasien positif COVID-19 di RSUD Cililin masih banyak menyisakan bed kosong seiring menurunnya angka kasus di KBB dalam beberapa pekan terakhir. Foto/Dok.SINDOnews
A
A
A
BANDUNG BARAT - Angka keterisian bed (tempat tidur) pasien positif COVID-19 di ruang isolasi yang berada di tiga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) milik Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalami penurunan.
Plt Kepala Dinas Kesehatan KBB, Imam Santoso mengakui, jika beberapa pekan ke belakang seluruh bed bagi pasien COVID-19 di RSUD Lembang, Cikalongwetan, dan Cililin penuh. Namun, sekarang justru banyak yang tidak terisi.
"Progres terakhir dari laporan masuk tempat tidur pasien COVID-19 di tiga RSUD itu masih tersedia," kata Imam, Rabu (17/2/2021).
Disebutkannya, RSUD Lembang dari total jumlah bed sebanyak 21 yang terisi hanya 16. Kemudian di RSUD Cililin dari jumlah bed 20 terisi 13, sementara di RSUD Cikalongwetan sebanyak 18 bed yang disiapkan pada saat ini hanya terisi 8 pasien COVID-19.
Jumlah itu menunjukkan jika tren kemunculan kasus COVID-19 di KBB mengalami penurunan. Sementara angka kesembuhan terus mengalami peningkatan. Diharapkan semua ruang perawatan dan tempat isolasi di rumah sakit tidak lagi ada yang merawat pasien COVID-19.
Plt Kepala Dinas Kesehatan KBB, Imam Santoso mengakui, jika beberapa pekan ke belakang seluruh bed bagi pasien COVID-19 di RSUD Lembang, Cikalongwetan, dan Cililin penuh. Namun, sekarang justru banyak yang tidak terisi.
"Progres terakhir dari laporan masuk tempat tidur pasien COVID-19 di tiga RSUD itu masih tersedia," kata Imam, Rabu (17/2/2021).
Disebutkannya, RSUD Lembang dari total jumlah bed sebanyak 21 yang terisi hanya 16. Kemudian di RSUD Cililin dari jumlah bed 20 terisi 13, sementara di RSUD Cikalongwetan sebanyak 18 bed yang disiapkan pada saat ini hanya terisi 8 pasien COVID-19.
Jumlah itu menunjukkan jika tren kemunculan kasus COVID-19 di KBB mengalami penurunan. Sementara angka kesembuhan terus mengalami peningkatan. Diharapkan semua ruang perawatan dan tempat isolasi di rumah sakit tidak lagi ada yang merawat pasien COVID-19.
Lihat Juga :