Usai Bunuh Dalang Ki Anom, Sumani Cari Cara Hilangkan Sidik Jari Lewat Internet
Rabu, 17 Februari 2021 - 09:33 WIB
loading...
Barag bukti pembunuhan, berupa sepeda motor milik tersangka Sumani. Foto/iNews/Musyafa Musa
A
A
A
REMBANG - Usai ditangkap polisi, dan sempat berupaya bunuh diri . Pembunuh dalang wayang Ki Anom Subekti sekeluarga di Desa Turusgede, Kabupaten Rembang, Sumani (44) membuat sejumlah pengakuan yang mengejutkan.
Baca juga: Usai Bunuh Dalang Ki Anom Sekeluarga Secara Sadis, Sumani Buang Barang Bukti ke Sungai
Sumani yang merupakan warga Dusun Pandak, Desa Pragu, Kecamatan Sulang ini, melakukan pencarian di internet menggunakan ponselnya, tentang cara menghilangkan sidik jari . Hal itu karena sudah muncul kekhawatiran dirinya akan ditangkap.
Penasehat hukum tersangka, Darmawan Budiharto ketika dikonfirmasi membenarkan tersangka sempat mencari cara menghilangkan sidik jari , melalui internet. "Pas hari Kamis, sekitar pukul 08.00 WIB, ia keluar rumah untuk membeli paketan internet, kemudian browsing cara menghilangkan sidik jari," ungkapnya.
Baca juga: Niat Pesta Sabu dan Pesta Seks di Hotel, Sepasang Kekasih Ditangkap Polisi
Tersangka sadar sidik jarinya sudah terdeteksi di TKP, lantaran sebelum kejadian disuguhi minuman oleh pemilik rumah. Selain itu, pasca pembunuhan , ia memegang stang sepeda motor, dimungkinkan sidik jarinya juga menempel.
Baca juga: Jabatan Wali Kota Surabaya Berakhir, Hujan Tangis Iringi Pamitan Whisnu Sakti
"Tersangka khawatir sidik jarinya nempel di beberapa titik, seperti pintu, stang motor, jadi ia ingin menghilangkan jejak," beber pengacara yang ditunjuk Polres Rembang, untuk mendampingi tersangka Sumani.
Baca juga: Usai Bunuh Dalang Ki Anom Sekeluarga Secara Sadis, Sumani Buang Barang Bukti ke Sungai
Sumani yang merupakan warga Dusun Pandak, Desa Pragu, Kecamatan Sulang ini, melakukan pencarian di internet menggunakan ponselnya, tentang cara menghilangkan sidik jari . Hal itu karena sudah muncul kekhawatiran dirinya akan ditangkap.
Penasehat hukum tersangka, Darmawan Budiharto ketika dikonfirmasi membenarkan tersangka sempat mencari cara menghilangkan sidik jari , melalui internet. "Pas hari Kamis, sekitar pukul 08.00 WIB, ia keluar rumah untuk membeli paketan internet, kemudian browsing cara menghilangkan sidik jari," ungkapnya.
Baca juga: Niat Pesta Sabu dan Pesta Seks di Hotel, Sepasang Kekasih Ditangkap Polisi
Tersangka sadar sidik jarinya sudah terdeteksi di TKP, lantaran sebelum kejadian disuguhi minuman oleh pemilik rumah. Selain itu, pasca pembunuhan , ia memegang stang sepeda motor, dimungkinkan sidik jarinya juga menempel.
Baca juga: Jabatan Wali Kota Surabaya Berakhir, Hujan Tangis Iringi Pamitan Whisnu Sakti
"Tersangka khawatir sidik jarinya nempel di beberapa titik, seperti pintu, stang motor, jadi ia ingin menghilangkan jejak," beber pengacara yang ditunjuk Polres Rembang, untuk mendampingi tersangka Sumani.
(eyt)
Lihat Juga :