Banjir dan Longsor Nganjuk, 10 Warga Hilang Masih dalam Pancarian
Selasa, 16 Februari 2021 - 06:46 WIB
loading...
GUbernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau lokasi longsor di Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk.Foto/ist
A
A
A
NGANJUK - Tim gabungan masih melakukan pencarian 10 warga yang tertimbun di Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Peristiwa ini terjadi, salah satunya dipicu oleh intensitas hujan sedang hingga tinggi, pada Minggu (14/2), pukul 18.30 WIB.
Tim gabungan dari sejumlah unsur melakukan pencarian warga yang masih dinyatakan hilang. Data Pusat Pengendali Operasi BPBD Kabupaten Nganjuk per Senin (15/2), pukul 20.00 WIB, melaporkan 9 warga telah ditemukan dengan kondisi meninggal dunia.
Baca juga: Memilukan, 12 Korban Tanah Longsor Nganjuk Ditemukan Meninggal Dunia
"Sedangkan total korban yang mengalami luka-luka berjumlah 16 warga. Mereka yang mengalami luka-luka telah mendapatkan perawatan medis dari puskesmas," terang Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Dr. Raditya Jati.
Dia menambahkan, sebanyak 54 KK atau 175 jiwa terdampak, sedangkan 156 jiwa mengungsi ke rumah kepala desa dan kerabat dekat. Sedangkan kerusakan bangunan, sebanyak 8 unit rumah rusak berat.
Tim gabungan dari sejumlah unsur melakukan pencarian warga yang masih dinyatakan hilang. Data Pusat Pengendali Operasi BPBD Kabupaten Nganjuk per Senin (15/2), pukul 20.00 WIB, melaporkan 9 warga telah ditemukan dengan kondisi meninggal dunia.
Baca juga: Memilukan, 12 Korban Tanah Longsor Nganjuk Ditemukan Meninggal Dunia
"Sedangkan total korban yang mengalami luka-luka berjumlah 16 warga. Mereka yang mengalami luka-luka telah mendapatkan perawatan medis dari puskesmas," terang Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Dr. Raditya Jati.
Dia menambahkan, sebanyak 54 KK atau 175 jiwa terdampak, sedangkan 156 jiwa mengungsi ke rumah kepala desa dan kerabat dekat. Sedangkan kerusakan bangunan, sebanyak 8 unit rumah rusak berat.
Lihat Juga :