Polrestabes Makassar Ambil Alih Pengusutan Penyebab Kebakaran Gedung BTN
Senin, 15 Februari 2021 - 21:26 WIB
loading...
A
A
A
"Tadi ada beberapa sampel yang dibawa untuk uji labfor. Sampel sisa-sisa material kebakaran," papar Bagas.
Ia menyatakan, setelah mengambil bahan penyelidikan serta dokumentasi, pihaknya sudah membuka garis polisi di area gedung. "Karena pihak bank juga sudah mulai lakukan pembersihan. Jadi kita lepas untuk mereka bisa beraktivitas kembali," ungkap Bagas.
Corporate Secretary BTN Ari Kurniaman memastikan dana dan dokumen nasabah tetap aman akibat kebakaran yang terjadi pada Sabtu, (13/02/2021) itu. Dia mengatakan, kebakaran hanya terjadi di ruang customer service, lantai satu gedung kantor cabang BTN Makassar.
"Jadi semuanya aman dana dan dokumen nasabah tidak ada yang kena. Kami sangat berterima kasih ke petugas damkar Makassar yang sigap. Sehingga kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa apalagi kerusakan parah. Ruang brankas, dokumen dan server aman," kata Ari.
Ari menyatakan, sejauh ini pihaknya masih berkoordinasi dengan kepolisian untuk menghitung besarnya kerugian akibat musibah kebakaran tersebut. "Hari ini kita mulai rekap, beberapa karyawan sudah masuk kembali untuk pembersihan, termasuk inventarisir kerugian," paparnya.
Ia menyatakan, setelah mengambil bahan penyelidikan serta dokumentasi, pihaknya sudah membuka garis polisi di area gedung. "Karena pihak bank juga sudah mulai lakukan pembersihan. Jadi kita lepas untuk mereka bisa beraktivitas kembali," ungkap Bagas.
Corporate Secretary BTN Ari Kurniaman memastikan dana dan dokumen nasabah tetap aman akibat kebakaran yang terjadi pada Sabtu, (13/02/2021) itu. Dia mengatakan, kebakaran hanya terjadi di ruang customer service, lantai satu gedung kantor cabang BTN Makassar.
"Jadi semuanya aman dana dan dokumen nasabah tidak ada yang kena. Kami sangat berterima kasih ke petugas damkar Makassar yang sigap. Sehingga kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa apalagi kerusakan parah. Ruang brankas, dokumen dan server aman," kata Ari.
Ari menyatakan, sejauh ini pihaknya masih berkoordinasi dengan kepolisian untuk menghitung besarnya kerugian akibat musibah kebakaran tersebut. "Hari ini kita mulai rekap, beberapa karyawan sudah masuk kembali untuk pembersihan, termasuk inventarisir kerugian," paparnya.
Lihat Juga :