Gus Anom Ciptakan Lagu Sebelum Istri Wafat
Senin, 15 Februari 2021 - 05:56 WIB
loading...
Gus Anom Bin Syeikh Arifin Bin Ali Bin Hasan, Pengasuh Majelis Taklim Al Munawwarah. Foto/Ist
A
A
A
SURABAYA - Sudah sebulan pengasuh Majelis Taklim Al Munawarrah, Surabaya, Gus Anom Bin Syeikh Arifin Bin Ali Bin Hasan ditinggal istri tercinta, Eka Listia Puspitasari. Gus Anom mengaku sudah mendapat firasat sebelum istrinya wafat. Karena itu, ia tergerak menciptakan lagu berjudul 'Untuk Istriku'. Lagu itu ia ciptakan khusus untuk istrinya.
Gus Anom mengakui, ia mendapat banyak firasat sebelum istrinya menghembuskan napas terakhir pada 14 Januari 2021. Mulai ucapan langsung istrinya yang mengatakan akan meninggal, sampai ia tiga kali bermimpi ditinggal istri. "Almarhumah istri saya banyak memberi tanda dan isyarat kalau ia akan meninggal dunia. Terutama dua minggu sebelum kepergian untuk selamanya," tutur Gus Anom, Minggu (14/2/2021). Baca juga: Lestarikan Budaya Islam, Majelis Taklim Masjid Al Ikhlas Gelar Pentas Seni
Dai ganteng ini mengatakan, ia seperti dituntun hingga lagu "Untuk Istri Ku" bisa selesai dalam waktu singkat. Gus Anom berharap lagu itu bisa menjadi kenang-kenangan bagi dirinya dan bagi orang-orang yang mengenal almarhumah istrinya. "Ini lagu kenang-kenangan untuk mengenang almarhumah," imbuh Gus Anom.
Putera sulung Syeikh Arifin ini mengungkapkan, istrinya adalah orang baik yang sepengetahuan dirinya tak pernah menyakiti orang lain. Bahkan ia tak mau membebani pikiran suaminya sendiri. Hal itu ia sadari ketika menemukan hasil foto rontgen istrinya yang menunjukkan jantung istrinya sudah bengkak.
"Istri saya menyimpan rapi hasil rontgen sejak sepuluh tahun lalu. Ia menyembunyikan penyakit yang ia derita selama ini. Tak pernah mengeluh sama sekali. Almarhumah tak mau membuat susah. Benar-benar istri soleha," ujar Gus Anom.
Gus Anom mengakui, ia mendapat banyak firasat sebelum istrinya menghembuskan napas terakhir pada 14 Januari 2021. Mulai ucapan langsung istrinya yang mengatakan akan meninggal, sampai ia tiga kali bermimpi ditinggal istri. "Almarhumah istri saya banyak memberi tanda dan isyarat kalau ia akan meninggal dunia. Terutama dua minggu sebelum kepergian untuk selamanya," tutur Gus Anom, Minggu (14/2/2021). Baca juga: Lestarikan Budaya Islam, Majelis Taklim Masjid Al Ikhlas Gelar Pentas Seni
Dai ganteng ini mengatakan, ia seperti dituntun hingga lagu "Untuk Istri Ku" bisa selesai dalam waktu singkat. Gus Anom berharap lagu itu bisa menjadi kenang-kenangan bagi dirinya dan bagi orang-orang yang mengenal almarhumah istrinya. "Ini lagu kenang-kenangan untuk mengenang almarhumah," imbuh Gus Anom.
Putera sulung Syeikh Arifin ini mengungkapkan, istrinya adalah orang baik yang sepengetahuan dirinya tak pernah menyakiti orang lain. Bahkan ia tak mau membebani pikiran suaminya sendiri. Hal itu ia sadari ketika menemukan hasil foto rontgen istrinya yang menunjukkan jantung istrinya sudah bengkak.
"Istri saya menyimpan rapi hasil rontgen sejak sepuluh tahun lalu. Ia menyembunyikan penyakit yang ia derita selama ini. Tak pernah mengeluh sama sekali. Almarhumah tak mau membuat susah. Benar-benar istri soleha," ujar Gus Anom.
Lihat Juga :