Kasus Vaksin-19 untuk Helena Lim, Pemprov DKI Sebut Puskesmas Kebon Jeruk Telah Jalankan SOP

Minggu, 14 Februari 2021 - 00:45 WIB
loading...
Kasus Vaksin-19 untuk...
Crazy rich Helena Lim mendapatkan vaksin Covid-19 di Puskesmas Kebon Jeruk, Jakarta Barat.Foto/Okezone/Dok
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta menyatakan telah melakukan penyelidikan internal terkait viralnya crazy rich Helena Lim mendapatkan vaksin Covid-19 di Puskesmas Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Hasilnya Puskesmas Kebon Jeruk telah melaksanakan pemberian vaksin terhadap Helena Lim sesuai SOP.

"Terkait kasus selebgram, yang bersangkutan bersama keluarga. Jadi ada pemilik, istri pemilik, anak pemilik dan helena yang diaku sebagai keluarga mendapat surat keterangan dari apotek bumi di kebon jeruk untuk dapatkan fasilitas vaksin. Memang sesuai dalam ketentuan peraturan kemenkes, dimungkinkan bagi dokter, perawat, bidan, tenaga kesehatan bahkan pelayan kesehatan termasuk pegawai pelayan di apotek itu dimungkinkan termasuk yang menjadi prioritas yang mendapat vaksin," ungkap Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria kepada wartawan, Sabtu (13/2/2021).

Namun demikian, lanjut Ariza, dalam perkembangannya yang sedang dicek, anak buahnya tidak melakukan penyalahgunaan aturan. Baca: Partner Bisnis Jadi Alasan Crazy Rich Helena Lim Dapat Vaksin Covid-19

"Kami sendiri diinternal menurunkan inspektorat dan hasilnya petugas kami di puskesmas telah melaksanakan sesuai SOP yang baik. Namun, di sisi lain, telah diketahui setidaknya ada potensi penyalahgunaan dari pemilik atau pimpinan apotek terkait data-data yang diberikan," ujarnya.

Ariza menuturkan, satu sisi menurut aturan yang mendapat vaksin adalah pelayan apotek, di sisi lain diakui bahwa keempat itu adalah pegawai atau pelayan apotek yang ternyata sementara ini diketahui yang bersangkutan adalah pemilik dan keluarga. Masalah ini sudah ditangani oleh kepolisian jadi masyarakat bersabar menunggu hasil dari kepolisian.

"Kami mengingatkan kepada kita semua, Presiden Jokowi sudah menyampaikan bahwa semua masyarakat indonesia akan dapat vaksin gratis dan kita memprioritaskan vaksin kepada tenaga kesehatan," ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan...
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
Rekomendasi
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
Berita Terkini
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Diskon Bayar PBB-P2 Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved