Begini Kesiapan BPBD DKI Jakarta Antisipasi Banjir Ibu Kota
Minggu, 14 Februari 2021 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Sabdo, BPBD DKI Jakarta juga telah menetapkan layout penempatan tenda pengungsi dengan protokol kesehatan COVID-19, yakni memisahkan tenda pengungsi umum, tenda kelompok rentan (ibu hamil, lansia), dan tenda kontak erat/suspek COVID-19. Pada lokasi pengungsian juga disiapkan area skrining kesehatan, area swab, dan toilet.
"Untuk mengantisipasi penumpukan pengungsi, lurah dan camat menyiapkan lokasi pengungsi alternatif sebanyak 2 – 3 kali lipat dari lokasi pengungsian yang ada," tegasnya. Pemprov DKI Jakarta juga menyiagakan petugas kesehatan/relawan kesehatan, Gugus Tugas Kota/Kecamatan/Kelurahan/RT/RW, melakukan sterilisasi lokasi pengungsian secara teratur menggunakan disinfektan, menyediakan hand sanitizer/tempat cuci tangan dilengkapi tandon air dan sabun.
BPBD DKI Jakarta telah menyerahkan peralatan pendukung untuk 6 wilayah Kota/Kabupaten berupa pelampung dan perahu karet. Telah dilakukan pula Simulasi Kampung Tangguh Bencana agar masyarakat benar-benar siap mengantisipasi bencana pada musim hujan di tengah pandemi COVID-19.
Tak hanya itu, BPBD Provinsi DKI Jakarta juga berkolaborasi dengan BNPB, TNI, Polri, dan Relawan, di antaranya melaksanakan tactical floor game (simulasi gladi posko) dengan skenario banjir yang telah ditetapkan dan melaksanakan apel kesiapsiagaan menghadapi musim hujan."Melibatkan 1.144 personel TNI, 1.069 personel Polri, dan 1.117 personel dari 73 komunitas/lembaga," tutupnya.
"Untuk mengantisipasi penumpukan pengungsi, lurah dan camat menyiapkan lokasi pengungsi alternatif sebanyak 2 – 3 kali lipat dari lokasi pengungsian yang ada," tegasnya. Pemprov DKI Jakarta juga menyiagakan petugas kesehatan/relawan kesehatan, Gugus Tugas Kota/Kecamatan/Kelurahan/RT/RW, melakukan sterilisasi lokasi pengungsian secara teratur menggunakan disinfektan, menyediakan hand sanitizer/tempat cuci tangan dilengkapi tandon air dan sabun.
BPBD DKI Jakarta telah menyerahkan peralatan pendukung untuk 6 wilayah Kota/Kabupaten berupa pelampung dan perahu karet. Telah dilakukan pula Simulasi Kampung Tangguh Bencana agar masyarakat benar-benar siap mengantisipasi bencana pada musim hujan di tengah pandemi COVID-19.
Tak hanya itu, BPBD Provinsi DKI Jakarta juga berkolaborasi dengan BNPB, TNI, Polri, dan Relawan, di antaranya melaksanakan tactical floor game (simulasi gladi posko) dengan skenario banjir yang telah ditetapkan dan melaksanakan apel kesiapsiagaan menghadapi musim hujan."Melibatkan 1.144 personel TNI, 1.069 personel Polri, dan 1.117 personel dari 73 komunitas/lembaga," tutupnya.
(hab)
Lihat Juga :