Puluhan Kartu BPJS Warga Miskin di Bima Ditemukan Mengendap di Kantor Kalurahan

Jum'at, 12 Februari 2021 - 20:55 WIB
loading...
Puluhan Kartu BPJS Warga...
Kartu BPJS Kesehatan Gratis milik warga yang ngendap dalam laci kantor Kelurahan Ringu, Kecamatan Raba, Kota Bima. Foto/iNews TV/Edy Irawan
A A A
BIMA - Puluhan kartu BPJS Kesehatan gratis milik warga miskin ditemukan mengendap di laci meja kantor Kelurahan Rontu, Kecamatan Raba, Kota Bima , Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (12/2/2021).

Baca juga: Tuntut Kasus Wakil Wali Kota Bima Dituntaskan, 3 LSM Gempur Kantor Kejaksaan

Informasi ditemukannya Kartu BPJS tersebut seketika langsung viral di media sosial setelah dibagikan oleh beberapa akun Facebook dan mendapat beragam tanggapan dari para netizen.

Baca juga: Semarang Gempar, Pembunuhan Wanita Muda Dalam Lemari Hotel Didalangi Suami Siri

Dari hasil postingan yang viral, bahwa ada dugaan kartu BPJS Kesehatan gratis milik warga miskin di Kelurahan Rontu tersebut diduga sengaja diendapkan oleh mantan Kepala kelurahan bersama kepala seksi kelurahan setempat.

Pasalnya, kartu tersebut telah mengedap selama dua tahun dan tidak dibagikan ke masyarakat miskin yang berhak mendapatkan. Salah satu akun Facebook bernama @Lenin Isme yang sempat memposting adanya temuan kartu BPJS Kesehatan.

Dari akun itu, beragam asumsi negatif dari para netizen yang dilontarkan ke mantan Lurah yang belum lama ini mendapat mutasi jabatan. "Mantan lurah kurang ajar dan saya rasa ada niat tidak baik untuk menghambat kerja Wali Kota Bima," komentar pemilik akun @Ros Ayu.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kelurahan Rontu, Amiruddin membenarkan jika di kantornya telah ditemukan puluhan kartu BPJS Kesehatan gratis yang ada di salah satu laci meja di kantornya.

Diakui Lurah, hingga kini dirinya belum sempat mengecek langsung berapa jumlah pasti dari kartu BPJS yang ditemukan oleh stafnya itu. Selain bertepatan hari libur Imlek, juga Amir sibuk memantau kegiatan perbaikan bantaran sungai yang kerap menimbulkan banjir.

"Selesai kegiatan ini, saya akan langsung mengecek untuk kepastiannya agar tidak menjadi konsumsi negatif seperti yang sudah viral di media sosial. Saya pun baru mengetahui adanya kartu BPJS, setelah sudah diviralkan," kata Amiruddin, saat dikonfirmasi pada Jumat (12/02/2021).

Dari informasi sementara yang didapat Amiruddin, kartu BPJS Kesehatan yang digratiskan bagi warga miskin di Kelurahan Rontu terdapat pemiliknya ada yang telah meninggal dunia, telah pindah domisili, double kartunya serta terdapat nama warga di luar kelurahan setempat.

Meski demikian, diperkirakan dari sekian kartu yang ada, sebagian besar belum dibagikan ke warga yang berhak. Hal ini pun menjadi tanda tanya publik yang benar benar prihatin dengan kondisi masyarakat miskin terlebih dimasa pandemi COVID-19.

"Besok pagi sudah ada kepastian. Jika pun ditemukan ada kejanggalan setelah di cek semua kartu, maka saya sendiri akan turun memanggil dan melakukan klarifikasi pada pihak pihak yang telah membagikan kartu tersebut waktu itu. Saya akan tanyakan kenapa sampai ada yang tersisa hingga mencapai puluhan seperti ini," tegasnya.

Hingga saat ini, Amiruddin belum mengetahui secara pasti apakah kartu BPJS gratis tersebut merupakan sumber anggaran dari APBN, APBD I atau memang ABPD II, "Besok saya menginformasikan secara detail semua tentang data kartu itu serta seperti apa kronologisnya," pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Perjalanan Komuter Capai...
Perjalanan Komuter Capai 1,5 Juta per Hari, Kelembagaan Transportasi Perlu Diintegrasikan
Pembayaran Pajak Kendaraan...
Pembayaran Pajak Kendaraan di NTT Kini Dilakukan secara Digital
Kabar Baik, RS Kardiologi...
Kabar Baik, RS Kardiologi Emirates Indonesia Solo Kini Layani Pasien BPJS Kesehatan
Tangsel One dan Helita...
Tangsel One dan Helita Diluncurkan, Pelayanan Publik Dimulai dari Percakapan
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
BPJS Kesehatan Buka...
BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja PATT 2026, Pendidikan Minimal D3 Semua Jurusan
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
Rekomendasi
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Wajib Menang!
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Berita Terkini
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved