Kemendag Gelar Operasi Pasar untuk Stabilkan Harga Gula Pasir di Bogor

Minggu, 17 Mei 2020 - 17:30 WIB
loading...
Kemendag Gelar Operasi...
Kemendag menggelar operasi pasar dengan menjual gula pasir harga murah di Kota Bogor untuk menstabilkan harga gula pasir yang tinggi.Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
BOGOR - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggelar operasi pasar dengan menjual gula pasir harga murah di Kota Bogor. Langkah ini dilakukan guna menstabilkan harga gula pasir yang tinggi dipasaran.

Wali Kota Bogor Bima Arya ikut mendampingi Menteri Perdagangan Agus Suparmanto melakukan operasi pasar sekaligus pemantauan stok dan harga kebutuhan pokok jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H di Pasar Baru Bogor, Jalan Suryakencana, Bogor Tengah, Minggu (17/05/2020)."Tadi bersama-sama ke dalam melihat harga ada beberapa komoditas naik tapi cenderung stabil. Ada juga laporan dari pedagang, pembelian ini turun sampai 50%," ungkap Bima Arya.

"Mudah-mudahan ini karena masih fase penyesuaian dan juga mungkin ada imbas dari PSBB yang berlaku ketat. Tapi Insya Allah dengan turunnya Kemendag ini melalui operasi pasar membuat harga yang tadinya agak tinggi sekarang bisa dinormalkan kembali karena setiap hari diintervensi. Kita berharap masa sulit segera selesai, PSBB tahap tiga juga cepat selesai dengan hasil-hasil yang baik agar situasi normal roda ekonomi menggeliat kembali," lanjutnya.

Dalam operasi pasar tersebut gula pasir dijual dengan harga Rp12.500 atau jauh lebih murah dari harga pasar saat ini yang mencapai Rp20.000. Setiap pembelian akan dibatasi hanya 2 kilogram per KTP. (Baca: Harga Gula Pasir Masih Mahal, Jokowi: Saya Terus Kejar)

Di tempat yang sama, Mendag Agus Suparmanto menuturkan, operasi pasar gula pasir ini untuk menurunkan harga sehingga bisa terjangkau oleh konsumen."Untuk pasar ini kita distribusikan 12 ton per hari, khusus pasar ini. Sehingga konsumen juga akan terbantu harganya lebih turun dari biasanya," ujar Agus.

Sementara itu Ketua Satgas Pangan Polri, Brigjen Daniel Tahi Monang menegaskan, akan menindak tegas oknum yang menaikan harga komoditas yang tidak wajar. "Kami dari Satgas Pangan terus mengawal operasi pasar yang dilakukan oleh Kemendag dan lainnya. Hasil pengecekan kami di lapangan harga masih stabil dan semua pedagang pasar menyadari ini tanggung jawab semua membuat harga terjangkau untuk masyarakat," ujarnya.

Pihaknya juga mengingatkan apabila ada pedagang atau distributor atau subdistributor yang memainkan harga sehingga tidak terjangkau atau mengalami kenaikan yang signifikan silahkan dilaporkan. "Kami akan tindak. Kami ingatkan pedagang agar memelihara harga ini tetap terjangkau," ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Pengganti Gula Putih...
7 Pengganti Gula Putih yang Paling Sehat, Kurma Manis dan Bergizi
Raker dengan Camat,...
Raker dengan Camat, Komisi I DPRD Kota Bogor Inventarisir Masalah di Wilayah
Jalankan Fungsi Pengawasan,...
Jalankan Fungsi Pengawasan, Komisi I dan II DPRD Kota Bogor Sidak ke Kantor OPD
Rekomendasi
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Refly Harun: Kami Berharap Penahanan Ini Ditangguhkan!
Berita Terkini
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved