Sejak H-1 Imlek, 108.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Menuju Jawa Barat
Jum'at, 12 Februari 2021 - 16:47 WIB
loading...
Sejumlah kendaraan melintas di jalan tol Cikampek.Foto/ilustrasi
A
A
A
BANDUNG - Sejak Kamis atau H-1 libur Imlek , sekitar 70.000 kendaraan meninggalkan Jakarta menuju wilayah Jawa Barat. Volume kendaraan tersebut naik hingga 32 persen, dibandingkan waktu normal.
Menurut Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dwimawan Heru, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 146.889 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-1 atau 11 Februari 2021, jelang libur Imlek tahun 2021. Namun untuk hari ini, belum ada data terbaru.
Baca juga: Perayaan Imlek Saat Pandemi COVID-19 di Bandung, Umat Dibatasi 30 Persen
Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas dari beberapa Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur). "Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 11% jika dibandingkan lalin normal," jelas dia.
Namun begitu, dari total kendaraan tersebut, sekitar 108.000 kendaraan masuk ke wilayah Jawa Barat. "Mayoritas atau sebanyak 75.383 kendaraan menuju arah timur dan 33.079 kendaraan menuju arah Selatan. Sisanya menuju barat," jelas dia.
Menurut Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dwimawan Heru, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 146.889 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-1 atau 11 Februari 2021, jelang libur Imlek tahun 2021. Namun untuk hari ini, belum ada data terbaru.
Baca juga: Perayaan Imlek Saat Pandemi COVID-19 di Bandung, Umat Dibatasi 30 Persen
Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas dari beberapa Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur). "Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 11% jika dibandingkan lalin normal," jelas dia.
Namun begitu, dari total kendaraan tersebut, sekitar 108.000 kendaraan masuk ke wilayah Jawa Barat. "Mayoritas atau sebanyak 75.383 kendaraan menuju arah timur dan 33.079 kendaraan menuju arah Selatan. Sisanya menuju barat," jelas dia.
Lihat Juga :