Belum Ada Tanda Berhenti, Sumsel Tambah 17 Pasien Positif Corona

Jum'at, 17 April 2020 - 19:56 WIB
loading...
Belum Ada Tanda Berhenti,...
Belum ada tanda berhenti, Sumsel tambah 17 kasus pasien positif corona. Foto SINDOnews
A A A
PALEMBANG - Seolah tidak ada tanda berhenti, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus mencatat penambahan kasus pasien yang positif terpapar Corona Virus Disease atau Covid-19. Dalam dua hari terakhir, terjadi lonjakan kasus yang signifikan, yakni 32 kasus.

Kemarin, Kamis (16/4), Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumsel mengumumkan tambahan 15 kasus positif corona. Dan kini, Jumat (17/4) sore, tim gugus tugas kembali mencatat penambahan kasus sebanyak 17 orang positif terpapar virus corona.

Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumsel, Prof Zen Ahmad mengatakan, para pasien yang baru terkonfirmasi saat ini merupakan pasien yang dirawat di Rumah Sakit.

"Untuk pasien yang berasal dari Banyuasian status kasusnya transmisi dari Sumsel, jadi bukan berart dari sesama penduduk Banyuasin," ujar Prof Zen Ahmad, Jumat (17/04/2020).

Hingga saat ini, kata Prof Zen Ahmad, Orang Dalam Pantauan (ODP) sebanyak 2.338 orang, yang selesai dipantau mencapai 1.797 dan yang masih dipantau sejumlah 541 orang.

Sementara itu, lanjutnya, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 88 orang. Yang sudah selesai pengawasan 59 orang, yang masih diawasi 29 orang.

"Ada penambahan PDP empat orang. Sampel yang masih diperiksa di laboratorium sebanyak 269 orang, dengan rincian 54 orang positif dan 98 orang negatif," ungkapnya.

Dikatakan juga, untuk pasien yang sembuh belum mengalami perubahan, masih tercatat empat orang, yakni dua pasien dari Ogan Komering Ilir (OKI), satu pasien asal Palembang dan satu pasien lainnya berasal dari luar kota.

"Sementara untuk pasien yang meninggal tercatat ada penambahan kemarin, sehingga total yang meninggal di Sumsel yakni tiga orang," tandasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kronologi 16 Tewas Kecelakaan...
Kronologi 16 Tewas Kecelakaan Maut Bus Vs Truk Tangki di Sumsel, Korban Terjepit Dievakuasi
Pemprov Sumsel dan Hutama...
Pemprov Sumsel dan Hutama Karya Pastikan Tol Palembang-Betung Siap untuk Mudik Lebaran
Pramono Pastikan Kasus...
Pramono Pastikan Kasus Virus Nipah Belum Ditemukan di Jakarta
Ditjen Bina Adwil dan...
Ditjen Bina Adwil dan Setmilpres Verifikasi Program Jaring Mangrove Provinsi Sumsel
Warga Kabupaten Bandung...
Warga Kabupaten Bandung Barat Positif Virus Hanta usai Digigit Tikus Ciwidey
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Berita Terkini
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Infografis
Satu Tahun Invasi Rusia...
Satu Tahun Invasi Rusia ke Ukraina, Belum Ada Tanda Akan Damai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved